Bingung Pilih AC yang Bagus? Simak 12 Tips dari Ahli

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 16:05 WIB
AC Gree
Foto: AC Gree
Jakarta -

Memilih air conditioner (AC) bukanlah perkara mudah untuk orang awam. Sebab, AC memiliki spesifikasi teknis yang cukup rumit. Perangkat AC akan membuat ruangan rumah atau tempat kerja menjadi lebih nyaman. Namun, jika salah pilih AC, fungsi pendinginan tidak akan maksimal.

Asesor Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP) Robert Johan yang menjadi penguji nasional teknisi AC di Indonesia mengungkapkan beberapa tips dalam memilih AC yang tepat.

1. Pilih Produsen Spesialis AC Berskala Global

Produsen AC berskala besar memiliki Quality Control (QC) dan Commissioning (COMM) yang sangat ketat. Selain itu, produksinya dilengkapi dengan peralatan canggih yang sepenuhnya dijalankan secara otomatis demi memastikan kualitas produk.

Belakangan ini, China disebut sebagai pabrik dunia karena lebih dari 80 persen merek AC dunia diproduksi di China. Anda bisa mengetahui lokasi pembuatan AC dari label di kemasan dan bisa mencari informasi mengenai pabrik tersebut melalui internet atau sumber lainnya.

2. Pilih Merek yang Kredibel

Kredibilitas sebuah merek dapat dilihat dari tingkat penjualan, profitabilitas, aset dan paten teknologi yang dimiliki. Brand yang memiliki kredibilitas akan berupaya menjaga kualitas produknya dengan baik, sehingga konsumen mendapatkan jaminan kualitas produk.

3. Cek Kesesuaian Label dan Spesifikasi

Terkadang, ada brand yang melebih-lebihkan spesifikasi produknya untuk kebutuhan promosi. Oleh sebab itu, konsumen harus cermat melihat spesifikasi yang ditawarkan sebuah produk AC.

Untuk memastikan efek pendinginan dalam ruangan, konsumen dapat mencocokkan suhu di remote control dan suhu udara aktual yang keluar dari unit indoor. Normalnya, perbedaan suhu di remote dan suhu udara yang keluar dari unit indoor berkisar 8 derajat Celcius.

Untuk mengecek konsumsi daya, konsumen dapat menggunakan alat uji konsumsi daya dari teknisi AC. Jika daya terukur yang diuji lebih tinggi dari parameter yang tertera pada spesifikasi, ini menandakan produk AC tersebut memiliki parameter yang tidak sesuai.

4. Pilih AC yang Dilengkapi Peredam Suara

AC yang dilengkapi dengan set peredam suara tidak hanya mengurangi kebisingan, tetapi juga efektif mengurangi getaran saat AC digunakan. Hal itu sangat penting untuk menjaga daya tahan produk. Sebab, getaran pada peralatan listrik bisa membuat komponen kendor hingga mengakibatkan kerusakan.

AC GreeAC Gree Foto: AC Gree

5. Pilih AC yang Dilengkapi Goldfin dan Bluefin

Goldfin dan bluefin adalah bahan yang bersifat hidrofilik. Komponen ini berperan menyebarkan air yang dihasilkan oleh evaporator ataupun kondensor dan mengalir ke sistem drainase di sepanjang aluminium foil hidrofilik. Jika tidak ada komponen dari bahan hidrofilik, tetesan air dalam jumlah besar yang tersisa pada sirip akan mempengaruhi pembuangan panas AC dan mempengaruhi efek pendinginan.

Kondensor dengan sirip emas memiliki karakteristik anti korosi yang kuat, sangat meningkatkan masa pakai AC. Bahan yang digunakan pada kondensor dan evaporator dapat diketahui dengan melepas cover unit indoor maupun outdoor AC.

6. Cek Masa Garansi AC

Kompresor merupakan bagian inti atau bisa dikatakan jantungnya AC. Biaya perbaikan kompresor bisa mencapai 60 persen dari harga AC. Oleh sebab itu, penting untuk memilih AC yang dilengkapi garansi kompresor dalam waktu panjang.

7. Pastikan Motor Kipas Lolos Uji Standar Internasional

Motor kipas outdoor AC juga menjadi salah satu bagian penting dari AC. Jika motor mati maka kipas outdoor akan berhenti bekerja. Untuk itu pilihlah AC dengan motor kipas outdoor yang sudah lulus uji RoHS, QC PASS, dan CCC. Ketiga sertifikasi tersebut merupakan standar wajib di beberapa negara. Standar tersebut dibuat untuk memperkuat kualitas produk, dan menstandarkan proses produksi dengan bahan yang aman bagi lingkungan.

8. AC dengan Kapasitor Ganda Lebih Tahan Lama

Kapasitor berperan besar dalam proses kerja unit indoor dan outdoor AC. Jika kapasitor rusak, maka kompresor dan kipas outdoor tidak dapat beroperasi dan AC tidak berfungsi.

AC dengan desain dual kapasitor membuat kompresor dan kipas outdoor dikendalikan oleh kapasitor yang berbeda. Kontrol dua arah ini akan membuat masa pakai komponen kapasitor lebih lama.

9. Pilih AC yang Dilengkapi Cover Mesin

Bagian yang menghubungkan outdoor AC dengan pipa tembaga terbuat dari struktur logam, dan mudah berkarat jika sering terpapar air hujan. Cover pelindung akan sangat berguna untuk mencegah kerusakan bagian tersebut.

10. AC dengan Panel Indikator LED Lebih Mudah Dikontrol

Indikator LED pada unit indoor membuat penghuni ruangan lebih mudah mengontrol suhu tanpa harus mengambil remote AC. Selain itu, indikator tersebut dapat menunjukkan error pada sistem AC. Selain itu, desain panel yang modern dan elegan dapat mempercantik interior ruangan Anda.

11. Antibocor pada unit indoor

Agar lebih aman, pilihlah AC yang memiliki desain gesper pada sambungan pipa airnya. Desain gesper mencegah masalah mesin internal lepas yang menyebabkan kebocoran.

AC GreeAC Gree Foto: AC Gree

12. Pilihlah AC dengan layanan after sales terbaik

Layanan after sales sangat dibutuhkan saat terjadi kendala pada unit AC. Mengenai layanan after sales, konsumen harus memahami durasi garansi yang diberikan. Setiap brand memberikan kebijakan garansi yang berbeda, tapi akan lebih baik jika memilih AC dengan garansi lebih panjang.

Selain itu, pahami cakupan garansi AC. Beberapa brand AC hanya menyediakan suku cadang dan menanggung biaya jasa perbaikan secara gratis di tahun pertama. Selanjutnya, mereka akan membebankan biaya jasa untuk perbaikan di tahun berikutnya. Ada juga brand AC yang memberikan kebijakan garansi yang lebih lengkap, seperti menggratiskan biaya service dan sparepart serta pengisian freon gratis selama masa garansi.

Tak hanya garansi, pastikan juga brand memiliki kontak yang mudah dihubungi. Dalam beberapa kasus, hotline atau kontak dari layanan after sales brand sulit dihubungi, khususnya di akhir pekan. Untuk menilai kinerja layanan after sales sebuah brand AC, coba hubungi hotline mereka di akhir pekan serta pelajari kebijakan layanan yang mereka berikan.

(mul/ega)