Dokter Sharon Sembunyikan Info

Dokter Sharon Sembunyikan Info

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2006 15:26 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon masih terbaring koma. Masalah kesehatan pemimpin bangsa Yahudi itu ternyata lebih serius daripada yang disampaikan para dokter sebelum terkena stroke.Demikian diberitakan surat kabar Israel, Haaretz dan dilansir Associated Press, Selasa (24/1/2006).Menurut koran tersebut, Sharon mengalami pembengkakan pembuluh darah yang meluas di sekat antara bilik-bilik jantungnya. Pria berusia 77 tahun itu juga mengalami gangguan di sekat jantungnya yang membuat dirinya rentan akan penggumpalan darah beku yang berpotensial masuk ke otaknya.Setelah stroke ringan pada 18 Desember 2005 lalu, yang disebabkan oleh penggumpalan darah, ahli syaraf Sharon, Dr Tamir Ben-Hur, mengatakan, secara umum kondisi Sharon baik, kecuali bahwa dia kelebihan berat badan.Obat pengencer darah diresepkan pada Sharon untuk mengurangi risiko meluasnya gumpalan darah. Namun obat ini juga meningkatkan risiko pendarahan di otak.Tim dokter kemudian mengatakan, Sharon memiliki lubang kecil di sekat jantungnya, yang harus dioperasi pada 5 Januari. Namun malam sebelum operasi itu, Sharon mengalami serangan stroke kedua yang lebih parah.Namun juru bicara Rumah Sakit Hadassah, tampat Sharon dirawat, membantah telah menyembunyikan informasi mengenai masalah kesehatan Sharon. Menurutnya, tidak ada hal baru dalam laporan Haaretz tersebut."Semua yang terlihat pada item ini telah dibicarakan di konferensi pers," kata Yael Bossem-Levy, juru bicara tersebut.Sharon saat ini masih belum sadarkan diri setelah pekan lalu tidak lagi diberikan obat penenang. Menurut sejumlah pakar medis, kegagalan Sharon untuk kembali sadar akan berakibat buruk bagi prospek kesembuhannya. (ita/)


Berita Terkait