Bupati Amril Divonis 6 Tahun Bui, PAN Yakin Pencalonan Istrinya Tak Terganggu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 14:32 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi Pilkada (Zaki Alfarabi/detikcom)
Bengkalis -

Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin, divonis 6 tahun penjara karena terbukti menerima suap. PAN meyakini vonis tersebut tidak akan mengganggu elektabilitas istri Amril, Kasmarni, yang maju di Pilkada Bengkalis 2020.

"Menurut pengamatan kami, vonis terhadap Amril Mukminin tidak berpengaruh banyak terhadap Kasmarni, istrinya yang sekarang menjadi Calon Bupati Bengkalis. Elektabilitas Kasmarni-Bagus Santoso (KBS) tetap stabil bahkan kami perkirakan trennya untuk semakin membaik menjelang hari H sebulan ke depan," kata Sekretaris DPW PAN Riau, T Zulmizan F Assagaff, kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Sebagai partai pengusung, kata Zulmizan, PAN dan partai koalisi lain tetap optimistis Kasmarni-Bagus Santoso menang di Pilkada Bengkalis. Alasannya, warga Bengkalis bakal menilai secara objektif paslon yang maju di Pilkada.

"Tidak semua yang berhubungan dengan Amril juga identik dengan Kasmarni. Amril ya Amril, Kasmarni ya Kasmarni," kata Zulmizan.

Dia juga menyinggung vonis majelis hakim yang menyatakan dakwaan gratifikasi ke Amril lewat rekening Kasmarni tidak terbukti. Hal tersebut dinilai positif bagi kredibilitas Kasmarni.

"Kelihatannya masyarakat Bengkalis juga semakin menilai baik terhadap kapasitas Kasmarni sebagai calon pemimpin. Karena dia memang seorang pamong yang karirnya cemerlang. Bukan semata-mata karena istri seorang Bupati," tutur Zulmizan.

Simak juga video 'Kasus Mafia Anggaran, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana kasus yang menjerat Amril? Simak di halaman berikutnya.