Bea-Cukai Ambon Musnahkan Pakaian Bekas Asal Belanda Tak Berdokumen

Muslimin Abbas - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 12:58 WIB
Bea Cukai Ambon musnahkan pakaian hingga mainan asal Belanda yang tak memiliki dokumen.
Bea-Cukai Ambon musnahkan pakaian hingga mainan asal Belanda yang tak memiliki dokumen. (Muslimin Abbas/detikcom)
Ambon -

Bea-Cukai Ambon memusnahkan pakaian bekas dan mainan anak asal Belanda yang tidak menyelesaikan kewajiban kepabeanan selama periode 2019-2020. Selain itu, ribuan batang rokok hasil penindakan turut dimusnahkan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon Saut Mulia mengatakan barang-barang yang tidak ada dokumen pabean dinyatakan barang dikuasai negara setelah dalam kurung 30 hari tidak menyerahkan kewajiban dokumen pabean.

"Pemusnahan dari barang milik negara yang merupakan eks dari barang kiriman dan juga barang hasil penindakan khususnya barang kena cukai hasil tembakau (rokok). Untuk barang eks kiriman merupakan periode dari akhir 2019 sampai akhir 2020, mekanismenya adalah pertama kali barang masuk ke Ambon kemudian jika dalam waktu 30 hari sejak di kawasan pabean tidak dilakukan kewajiban pabeannya maka barang itu dikuasai negara," kata Saut di halaman parkir Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon, Kamis (12/11/2020).

Saut menjelaskan barang-barang asal Belanda di antaranya pakaian bekas, mainan anak, dan alat kesehatan. Barang-barang yang masuk Ambon ini tidak disertai dokumen pabean atau cukai dan tidak memenuhi ketentuan tata niaga impor atau ekspor.

Sehingga dikuasai negara dan kemudian dimusnahkan sesuai dengan kriteria yang diatur dalam PMK 178/ PMK.04/2019.

"Ini asalnya dari Belanda, ini memang kita cegah dari pesawat. Ketika barang ini sampai ke Ambon kemudian kita telusuri siapa tujuan pengirimannya kami undang kami sampaikan prosedur harus dijalankan terkait kewajibannya," tutup Saut.

Rincian barang yang dimusnahkan antara lain pakaian bekas termasuk baju dan celana berjumlah 874, alas kaki bekas 145 pasang, mainan bekas, buku bekas, barang bekas lainnya 11 pcs, botol dot bayi, popok, tisu basah dan peralatan kesehatan lainnya 302, obat multivitamin, sale berjumlah 359, dan rokok yang tidak ada pita cukai 1.100 batang. Barang-barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.

(idn/idn)