Kapolri Akan Cek Kasus Penangkapan Shadik Wahono

Kapolri Akan Cek Kasus Penangkapan Shadik Wahono

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2006 15:06 WIB
Denpasar - Penangkapan terhadap mantan Komisaris Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Shadik Wahono yang di mata publik terkesan berlebihan dan misterius mendapat tanggapan Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Kapolri mengaku akan mencari tahu informasi penangkapan yang mengesankan ada unsur pesanan dari pihak tertentu ini. "Saya akan cek dulu. Saya cek informasi ini," kata Kapolri saat ditanya detikcom usai mengikuti rapat kerja pemantapan penyelenggara pemerintahan tahun 2006 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (24/1/2006).Kasus penangkapan Shadik Wahono memunculkan tandatanya sejumlah kalangan. Pasalnya, untuk seseorang yang menjadi tersangka ijazah palsu, biasanya polisi tidak sesigap menangani kasus ini.Shadik Wahono ditangkap aparat Polda Metro Jaya saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada Sabtu 21 Januari. Selain langsung ditahan, rumah dan kantornya digeledah polisi. Bahkan hardisk komputernya juga ikut diobrak-abrik.Banyak yang menilai perlakuan polisi ini berlebihan untuk menangani sebuah kasus ijazah palsu seperti yang dituduhkan kepadanya. Apalagi, ijazah palsu selama ini sudah marak, termasuk dugaan adanya ijazah palsu di kepolisian sendiri, namun tidak pernah ditindak tuntas.Kapolri menolak menjelaskan lebih lanjut karena mengaku belum tahu mengenai kasus ini. Ia hanya berjanji akan mengecek informasi tersebut ke pihak yang menanganinya. (jon/)


Berita Terkait