Pelamar CPNS DKI Mulai Menyusut
Selasa, 24 Jan 2006 11:51 WIB
Jakarta - Jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov DKI Jakarta pada hari kedua mulai menyusut. Jika sehari sebelumnya jumlah pelamar tercatat 621 orang, kini hingga pukul 11.00 WIB, Selasa (24/1/2006), pelamar yang terlihat baru sekitar 250-an orang.Dari pantauan detikcom di tempat penerimaan CPNS Pemprov DKI, Gedung KONI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, suasananya lebih lengang, tidak berdesak-desakan seperti sehari sebelumnya.Pelamar pun tidak perlu menunggu lama. Begitu masuk ruangan penerimaan, mereka langsung dilayani petugas. Itu pun tidak memakan waktu lama, apalagi jika persyaratan yang ditetapkan sudah dipenuhi pelamar.Mendung yang memayungi sebagian wilayah Jakarta dan hujan yang turun cukup deras di kawasan ini diduga menjadi salah satu penyebab sedikitnya CPNS yang melamar di hari kedua.Pemprov DKI menetapkan syarat bagi pelamar, antara lain pendidikan setingkat S1 dan D3 dengan membawa fotokopi STTB, kartu tanda pencari kerja (kartu kuning), pas foto, fotokopi keterangan kepolisian, keterangan sehat dari dokter dan lain-lain. Penerimaan CPNS terakhir pada 3 Februari.Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Pusat Suhari mengakui Pemprov DKI baru kali ini melakukan penerimaan CPNS secara besar-besaran. "Selama tujuh tahun saya bertugas, belum pernah saya mengalami seperti ini," katanya.Apalagi, penerimaan CPNS Pemprov DKI waktunya bersamaan dengan penerimaan CPNS di wilayah lain seperti Depok, Tangerang dan Bekasi.Dijelaskan Suhari, dari data yang dicatatnya kebanyakan pelamar berpendidikan S1, terutama jurusan sosial seperti psikologi, hukum dan tehnik.Salah seorang pelamar bernama Fitri (25) mengaku melamar sebagai CPNS Pemprov DKI karena ada kesempatan dan coba-coba. Lulusan S1 Universitas Soedirman itu mengaku sempat bekerja selama 2 tahun, meski saat ini statusnya pengangguran.
(umi/)











































