Bawaslu: Pelanggaran Protokol Kesehatan Meningkat Masa Kampanye

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 11:57 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan memberikan keterangan kepada awak media terkait surat suara tercoblos di Malaysia. Bawaslu merekomendasikan penggantian dua anggota PPLN Kuala Lumpur.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bawaslu mencatat pelanggaran protokol kesehatan meningkat di masa kampanye. Kenaikan pelanggaran terjadi saat pemantauan keempat periode 26 Oktober hingga 4 November 2020.

"Jumlah pelanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 pada 10 hari keempat penyelengaraan kampanyenya meningkat, dibandingkan 10 hari pertama hingga ketiga," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam acara webinar 'Pilkada Aman dan Bersih, Indonesia Maju', Senin (9/11/2020).

Abhan mengatakan, jumlah pelanggaran dalam periode pemantauan 26 Oktober-4 November sebanyak 397 kegiatan. Dari jumlah pelanggaran itu, sebanyak 300 kegiatan diberikan surat peringatan.

"Jumlah pelanggarannya mencapai 397 kegiatan yang melanggar. Surat peringatan diterbitkan atas 300 lebih kegiatan kampanye dan 33 harus kami bubarkan," ujar Abhan.

Selain itu, Abhan mengatakan pihaknya bersama Satpol PP juga menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar. Sejak awal masa kampanye, sebanya 164.536 APK ditertibkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2