Temuan Artefak Tak Ganggu Proyek, Pembangunan MRT Thamrin-Kota Lanjut

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 08 Nov 2020 15:25 WIB
Jakarta - Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A tetap dilanjutkan meski ada temuan-temuan artefak di jalurnya. Tim arkeologi yang mengekskavasi artefak memastikan temuan artefak itu tidak signifikan.

Temuan itu disampaikan Ketua Tim Ekskavasi untuk Pembangunan Stasiun MRT Thamrin dan Monas, R Cecep Eka Permana, dalam webinar pada Kamis, 5 November, lalu. Tim itu melakukan ekskavasi hingga kedalaman 2 meter dan menemukan beragam artefak.

"Berdasarkan kotak yang telah digali hingga kedalaman 200 cm, tidak ditemukan struktur atau temuan arkeologis yang signifikan mengganggu proses pembangunan Stasiun MRT Jakarta Fase 2 CP201 Koridor Bundaran HI - Harmoni," demikian tertulis dalam bahan presentasi Cecep seperti dikutip detikcom, Minggu (8/11/2020).

"Oleh karena itu, direkomendasikan pembangunan MRT Jakarta Fase 2 Stasiun Thamrin dan Monas dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kemungkinan adanya temuan arkeologis lainnya," lanjutnya.

Sebelumnya disebutkan beragam artefak itu ditemukan di 14 titik penggalian di sepanjang jalur dari Jalan MH Thamrin hingga Harmoni. Artefak yang ditemukan mulai dari fragmen keramik, tembikar, kaca, hingga tulang sebagai bekas aktivitas masa lalu sebelum pembangunan area Thamrin atau sebelum 1960 yang berada di kedalaman 150-190 cm.

Dilansir dari Antara, Cecep mengatakan artefak-artefak yang ditemukan memang bukan dari sisa peninggalan asli di lokasi tersebut. Dia mengatakan secara umum pecahan genteng, pecahan tegel, kerang, dan keramik yang ada berasal dari urukan di mana pada era 1960-1980 di area yang saat ini menjadi kawasan Kebon Sirih dan Monas merupakan tanah rendah yang harus diuruk sehingga menjadi setinggi saat ini.

"Itu merupakan hasil urukan," kata Cecep.

MRTMRT Foto: dok MRT

Pengerjaan MRT Fase 2 sudah berlangsung sejak pertengahan Juli 2020. Imbas pengerjaan MRT Fase 2 itu, dilakukan rekayasa lalu lintas di kawasan MH Thamrin dan Kebon Sirih, termasuk membongkar jembatan penyeberangan orang (JPO) di dekat Bank Indonesia (BI).

MRT Jakarta Fase 2A terbagi dalam dua segmen pengerjaan, yaitu Segmen Bundaran HI-Harmoni serta Segmen Harmoni-Kota. Proyek strategis nasional itu diperkirakan rampung pada Maret 2026.

Tonton juga 'Penumpang MRT Terus Naik di Masa PSBB Transisi':

[Gambas:Video 20detik] (dhn/dhn)