TV7 dan Perusahaan Pendiri Tower Tanggung Semua Kerugian

TV7 dan Perusahaan Pendiri Tower Tanggung Semua Kerugian

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 22:21 WIB
Jakarta - Selain disebabkan oleh angin yang cukup kuat, rubuhnya tower pemancar stasiun TV7 di kawasan Kelapa Dua, Jakarta Barat disebabkan proses pembangunan yang belum usai.Robohnya menara ini terjadi karena jatuhnya sepotong besi di bagian menara paling atas, karena angin yang sangat kencang disertai hujan deras. Sepotong besi yang jatuh itu menimpa bagian di bawahnya, dan secara beruntun merusakkan bagian menara yang tertimpa potongan besi ini dan membuat menara roboh.Hal ini dikatakan oleh Public Relation Manajer TV7, Moko Pamungkas saat dihubungi detikcom, Senin (23/1/2006).Seperti diketahui, tower yang dibangun pada 17 Desember 2005 itu baru dibangun sepanjang 120 meter dari 300 meter yang direncanakan. Diperkirakan pada Februari 2006, tower tersebut selesai dibangun.Akibat robohnya pemancar stasiun televisi milik kelompok Gramedia ini, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya sembilan orang. Korban luka kini dirawat di Rumah Sakit Mitra Permata Hijau, Jakarta Barat.Menurut Moko, TV 7 bersama PT Sinar Mutiara Rebon Enterprises (SMRE) - perusahaan yang membangun menara- akan menanggung semua kerugian dan memberikan kompensasi untuk korban luka maupun meninggal. "Kita juga akan mengganti rugi rumah yang roboh, namun pihak TV7 masih menunggu hasil kerja tim yang dikirim ke lapangan," ujarnya. Moko menjelaskan, PT SRME merupakan perusahaan yang juga ikut membangun menara di sejumlah televisi swasta lainnya. "Ini semua musibah dalam pembangunan tower yang baru," tukasnya.Moko membantah apabila pembangunan tower tersebut diprotes oleh warga sekitar dan tidak memperoleh izin. "Kita pasti sudah punya izin prinsip," tegasnya.Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban meninggal dan luka-luka dirawat di 2 RS, yakni RS Medika Permata Hijau dan RS Graha Medika.Di RS Medika Permata Hijau, 1 orang meninggal, yakni Danu (8) dan 7 orang dirawat. Nama-namanya sedang dikonfirmasi. Sedangkan di RS Graha Medika, 2 orang meninggal dan 7 orang luka-luka dirawat. Dua orang meninggal itu adalah Jimmy (40) dan Samiah (45). (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads