Calon Panglima TNI Jalani Fit and Proper Test 1 Februari

Calon Panglima TNI Jalani Fit and Proper Test 1 Februari

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 17:43 WIB
Jakarta - Marsekal TNI Djoko Soeyanto dipastikan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI pada 1 Februari. Penetapan tanggal itu diputuskan Komisi I DPR dalam rapat internal yang digelar Senin (23/1/2006).Ini berarti sekitar dua minggu setelah nama Soeyanto disodorkan Presiden SBY kepada pimpinan DPR.Anggota Komisi I DPR Effendy Choirie dari FKB dan Heppy Bone Zulkarnain dari FPG usai rapat di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, menuturkan, ada sejumlah materi yang akan ditanyakan kepada Soeyanto yang kini menjabat sebagai KSAU.Materi tersebut antara lain menyangkut visi dan misi, komitmen calon terhadap pembangunan TNI yang profesional, dan isu-isu lain yang masih berkaitan dengan TNI.Materi lain yang akan ditanyakan terkait dengan kemampuan leadership dan pengelolaan bujet TNI yang terbatas.Dijelaskan Gus Choi, dalam rapat nyaris semua anggota menyetujui fit and proper test. Hanya anggota dari FPDIP Permadi saja yang mengusulkan tidak melakukan fit and proper test.Permadi mengusulkan agar DPR langsung menyerahkan nama Soeyanto untuk diproses. Alasan Permadi, DPR pernah melakukan hal yang sama sebelumnya terhadap mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang kemudian ditarik oleh Presiden SBY.Gus Choi sendiri berharap Panglima TNI ke depan betul-betul menjawab aspirasi masyarakat mengenai reformasi TNI. Selain itu agar Panglima TNI ke depan memperhatikan keberadaan koter dan kodam-kodam yang saat ini lebih banyak berada di wilayah perkotaan.Untuk semangat reformasi dan peningkatan kinerja TNI, koter harus diupayakan di daerah-daerah perbatasan. (umi/)


Berita Terkait