Kondisi Sudharmono Memburuk, Sistem Pernafasan Diganti Mesin

Kondisi Sudharmono Memburuk, Sistem Pernafasan Diganti Mesin

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 17:08 WIB
Jakarta - Setelah dirawat 13 hari, kondisi mantan Wapres Sudharmono belum juga menunjukkan perbaikan. Bahkan sejak Minggu, sistem pernafasannya 100 persen sudah digantikan mesin ventilator."Hari ini mesin telah diatur untuk mengambil alih semua pernafasan agar bisa beristirahat dengan baik," ungkap cucu mantan Ketua Umum Partai Golkar itu, Wediyadhana, kepada detikcom di RS MMC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/1/2006).Wedi yang baru lulus kuliah kedokteran mengungkapkan, ventilator dipasang di tubuh Sudharmono sejak Minggu. Atau sehari setelah eyang kakungnya itu dimasukkan lagi ke ruang ICU, Sabtu lalu.Sejak masuk lagi ke ruang ICU, tutur Wedi, kondisi eyangnya terus memburuk. "Belum ada perkembangan yang menggembirakan," katanya.Di tempat yang sama menantu Sudharmono, Naura Tantyo, mengungkapkan, keluarga besarnya sangat sedih. Namun keluarga sudah memasrahkan apa pun yang terjadi kepada Tuhan. Dituturkan Naura, sebenarnya keluarga berinisiatif membawa Sudharmono ke Singapura untuk berobat. Namun dokter dari MMC mengatakan, kondisi fisik pria yang akrab dipanggil Pak Dhar itu tidak memungkinkan. "Nanti kalo di bawa malah ada apa-apa kan sayang," katanya.Sudharmono dirawat di MMC sejak 10 Januari lalu. Dia terindikasi mengidap aspiracy pneumonia, yakni radang paru-paru yang disebabkan makanan atau benda asing yang masuk ke paru-paru. Kasus ini yang kedua kalinya dialami Sudharmono. Ketika pertama kali mengidap penyakit ini, Sudharmono langsung diterbangkan ke Singapura. (umi/)


Berita Terkait