PKS DIY Tolak Beras Impor dan Kenaikan TDL

PKS DIY Tolak Beras Impor dan Kenaikan TDL

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 16:24 WIB
Yogyakarta - Aksi menolak beras impor dan rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) terus terjadi. Kini giliran DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi menolak beras impor dan TDL.Aksi yang diikuti ratusan kader PKS DIY itu digelar di halaman gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (23/1/2006) pukul 13.30 WIB. Beberapa poster dan spanduk yang diusung di antaranya bertuliskan 'SBY-JK Mana keberpihakanmu kepada rakyat?, 'Tolak Impor beras dan TDL', 'Adili Tikus Berdasi', 'Impor Beras Petani Mampus.'Ketua Fraksi PKS DPRD DIY, Wajdi Rahman, dalam orasinya mengatakan, kebijakan pemerintah untuk mengimpor beras maupun rencana kenaikan TDL adalah kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil. Beban yang harus dipikul rakyat saat ini sangat berat setelah dinaikkan harga BBM yang diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok."Karena itu bila pemerintah mengimpor 110 ribu ton beras dari Vietnam harus ditolak karena kebijakan tersebut jelas antikerakyatan dan DPR RI harus berani menolak," katanya.Wajdi mendukung sikap Pemerintah Provinsi DIY yang telah menyatakan menolak beras impormasuk di Yogyakarta. Karena itu, pihaknya mendesak Gubernur DIY segera menindaklanjuti dengan cara mengawasi agar beras impor tidak beredar di pasaran di DIY. "Sebab yang akan mengalami kerugian adalah petani. Bila seperti ini dibiarkan, berarti pemerintah tidak punya perasaan sensitif terhadap kondisi riil nasib petani sekarang ini," katanya.PLH DPW PKS DIY, Achmad Sumiyanto, menambahkan, impor beras bukanlah kebijakan yang tepat. Bila stok beras di pasaran semakin menipis, seharusnya pemerintah menyelidiki secara serius mengapa hal itu terjadi. Achmad mempertanyakan apakah benar kelangkaan beras saat ini yang memicu kenaikan harga beras diakibatkan ketidakmampuan produksi petani lokal. Pemerintah seharusnya lebih berkonsentrasi mendorong agar produksi petani lokal semakin meningkat."Pemerintah harus melindungi petani. Semua beras yang ada di petani harus dibeli semua, bukan malahan mengimpor. Itu hanya akan memukul dan mematikan petani pelan-pelan," tegas Achmad. Seusai menggelar orasi, meski sempat diguyur hujan deras ratusan massa PKS tetap melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki menuju perempatan Kantor Pos Besar di Jalan Senopati. (nrl/)


Berita Terkait