Kasus Nuklir, Iran Ancam Barat

Kasus Nuklir, Iran Ancam Barat

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 15:44 WIB
Jakarta - Krisis nuklir Iran masih terus memanas. Negeri republik Islam itu bahkan mengancam akan memulai kembali proses pengayaan uranium jika sampai diadukan ke Dewan Keamanan PBB.Demikian disampaikan kepala negosiator nuklir Iran Ali Larijani dalam wawancara dengan Financial Times seperti dilansir Reuters, Senin (23/1/2006).Petinggi senior Iran itu mendesak Uni Eropa untuk membuka kembali perundingan soal nuklir Iran yang terhenti. "Jika rute negosiasi dibuka, kami memilih untuk mencapai kesimpulan melalui pembicaraan," tegas Larijani."Tapi jika rute ini ditutup, kami harus mengikuti skenario kami yang lain. Semuanya tergantung pada bagaimana kami diperlakukan," imbuhnya.Uni Eropa dan Amerika Serikat menuding Iran bermaksud memproduksi senjata nuklir lewat program nuklir yang dimilikinya. Namun Iran menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk kepentingan sipil, yakni sebagai pembangkit energi.Ketika ditanya apakah ada rencana untuk melanjutkan pengayaan uranium pada skala industri, Larijani mengatakan: "Ya. Kami punya rencana untuk melanjutkan."Uni Eropa dan AS menginginkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) membawa masalah nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB, yang bisa menjatuhkan sanksi. Namun Rusia dan Cina menentang keras hal tersebut. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads