Terseret Ombak, 4 dari 9 Pemancing Semarang Belum Ditemukan

Terseret Ombak, 4 dari 9 Pemancing Semarang Belum Ditemukan

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 15:33 WIB
Semarang - Pencarian 9 pemancing yang terseret ombak di Tambaklorok, Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Minggu (22/1/2006) kemarin terus dilakukan. Hingga saat ini, empat pemancing belum ditemukan.Sekitar pukul pukul 08.00 WIB, Tim SAR Jateng menemukan dua korban yang sudah meninggal di perairan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Keduanya adalah Yudha Permana (21), warga Kintelan Baru 27C Semarang dan Suradi (38), warga Jalan Karanganyar Muktiharjo RT 07/RW 13 Pedurungan Kidul.Dengan adanya penemuan ini berarti sudah ada tiga korban tewas dalam insiden tersebut. Satu korban meninggal lainnya adalah Joko (38), warga Karanganyar, Kel. Muktiharjo Kidul, Gayamsari, Semarang. Ia ditemukan Minggu kemarin.Dua korban yang selamat adalah Nursadi (40) dan Solichin (30). Mereka berhasil lolos dari maut karena tersangkut jala dan ditolong nelayan setempat. Sedangkan, empat korban lain yang belum diketahi nasibnya adalah Radat (45), Paimo (50), Rosadi (35), dan Didit (19).Di lokasi kejadian, Komandan Tim SAR Daerah Jateng, Eko Purwanto, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pencarian korban. Mereka tim SAR Akpelni, SAR Adpel Tanjung Emas, SAR TNI AD, serta tim SAR Nasional. Nelayan setempat juga tak tinggal tinggal diam. Mereka ikut turut melakukanpencarian.Pencarian korban sedikit terhambat. Pasalnya angin besar menyebabkan gelombang tinggi. Satu perahu karet milik tim SAR sempat pecah karena terjadi benturan akibat hempasan ombak.''Tingginya ombak jadi masalah. Kalau ombak sudah mereda, maka perahu-perahu kecil kami akan lebih leluasa dalam melakukan pencarian,'' jelas Eko.Berdasar analisis BMG Klimatologi Semarang, belakangan ini, kondisi ombak di Pantai Jawa sangat tinggi sebagai akibat dari berlangsungnya musim angin barat. Ketinggian gelombang tersebut bisa mencapai tiga meter. Badai Daryl dan Clare yang berasal dari teluk Kafentaria, Australia Utara, akan memunculkan badai lanjutan di Indonesia. (nrl/)


Berita Terkait