Didemo, 3 Anggota DPRD Jateng Ikut Tolak Playboy

Didemo, 3 Anggota DPRD Jateng Ikut Tolak Playboy

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 15:29 WIB
Semarang - Meski belum ada pernyataan resmi, tiga anggota DPRD Jateng yang menemui massa aksi Persaudaraan Muslimah Jateng mengklaim bahwa sebagian besar anggota DPRD Jateng menolak penerbitan Majalah Playboy. Mereka menilai jika majalah syur itu terbit, maka media serupa akan bermunculan."Kalau dibiarkan, maka media yang lebih syur akan bermunculan. Pemerintah harus melarang penerbitan majalah yang merusak moral anak bangsa itu," kata anggota Komisi E DPRD Jateng Aisyah Dahlan ketika berorasi di depan peserta aksi, Kantor DPRD Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Senin (23/1/2006).Penerbitan majalah yang berpusat di AS itu dikhawatirkan akan kian memperparah rusaknya mentalitas anak bangsa. Misalnya, meningkatnya kasus aborsi, perkosaan, dan lain-lain. Untuk itu, kata Aisyiah, sebisa mungkin majalah itu dilarang terbit di Indonesia."Saat ini, dewan memang belum menyampaikan sikap resminya. FPKS Jateng menolak dengan tegas dan akan mengirim surat ke DPR RI, KPI, dan presiden," kata anggota FPKS ini.Sementara itu, dua anggota DPRD lainnya, Ali Suyono (F Demokrat) dan Suci (FPG) menyampaikan hal yang sama. Mereka yakin teman-teman di fraksinya akan menolak rencana penerbitan Playboy.Menurut mereka, tidak ada alasan untuk tidak bisa menolak penerbitan majalah tersebut. Pasalnya, di wilayah itulah pemerintah berperan. "Buat apa pemerintah kalau tidak bisa mengatur bangsanya," katanya.Tiga anggota DPRD itu datang secara bergelombang. Mereka diberi waktu berorasi beberapa saat untuk menyampaikan sikapnya. Tahu ketiganya menolak rencana penerbitan Playboy, peserta aksi terlihat puas.Peserta aksi membubarkan diri setelah tidak ada satu pun anggota dewan lain yang ikut berorasi. Cuaca di Kota Semarang yang tadinya cerah, mendadak mendung dan hujan. Alhasil peserta aksi tertahan di Kantor DPRD Jateng hingga pukul 13.00 WIB. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads