RI Prakarsai Pertemuan Menhan Korsel-Korut

RI Prakarsai Pertemuan Menhan Korsel-Korut

- detikNews
Senin, 23 Jan 2006 15:02 WIB
Jakarta - Pemerintah RI akan berperan aktif dalam masalah perdamaian di Semenanjung Korea. Indonesia bersedia menjadi pemrakarsa pertemuan antara Menteri Pertahanan Korea Selatan dan Korea Utara. "Diharapkan, kita bisa jadi tuan rumahnya. Tahun ini, tapi belum tahu kapan bulannya," kata Menhan Juwono Sudarmono di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2006).Hal tersebut ia sampaikan usai mendampingi Presiden SBY menerima Menhan Korsel, Yoon Kwang Ung. Dalam pertemuan selama satu jam tersebut, Yoon mengusulkan agar Indonesia menjembatani pertemuan dengan koleganya, Menhan Korut."Pada tingkat menhan terutama, ada kesepakatan politik untuk meredakan ketegangan di Semenjung Korea," tambah Juwono tentang target pertemuan.Dijelaskannya, pertemuan antar menhan itu nanti akan melengkapi dua jalur resmi upaya damai yang sudah ada sebelumnya untuk menjembatai dua negara yang terpisah sejak 1953 itu. Pertama, jalur pembicaraan yang melibatkan enam negara. Yaitu Rusia, Jepang, Amerika Serikat, Cina, Korut dan Korsel. Kedua, adalah pembicaraan antarmasyarakat. Jalur ini telah beberapa kali mempertemukan keluarga yang terpisah akibat perang saudara itu.Menurut Menhan Yoon Kwang Ung, pemerintahnya meminta kesediaan Indonesia jadi pemakarsa sekaligus tuan rumah karena sebab dinilai mempunya peran penting dalam stabilitas kawasan. Atas usulnya tersebut, Presiden SBY langsung menyatakan kesediaanya. Indonesia sendiri mempunyai hubungan diplomatik baik dengan Korsel maupun Korut. "Presiden SBY telah menyatakan untuk menodorong upaya-upaya membantu kebijaksaan peningkatan perdamaian di Semenanjung Korea. Indonesia punya peran penting dalam dalam mendamaikan dua pihak," ujarnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads