NSS: Putri Tanjung dan Soleh Solihun Bicara Semasa Kuliah-Mencintai Pekerjaan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 20:14 WIB
NSS episode 11, Putri Tanjung dan Soleh Solihun
NSS Episode 11 (Foto: Tangkapan layar YouTube CXO Media)
Jakarta -

Program Ngobrol Sore Semaunya (NSS) masuk episode 11, kali ini Putri Tanjung berbincang dengan Soleh Solihun. Putri dan Soleh berbicara soal pengalaman Soleh semasa kuliah hingga cara untuk mencinta pekerjaan.

Perbincangan Putri dengan Soleh ini ditayangkan di akun YouTube CXO Media, Kamis (5/11/2020). Di awal perbincangan, Putri menanyakan soal kegiatan Soleh selama masa kuliah dulu.

Tak disangka ternyata Soleh semasa kuliah menjadi bagian cheerleaders pria yang bernama Pom Pom Boys. Soleh juga populer di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran.

"Gua tu sebetulnya itu bukan bagian dari Pom Pom Boys, jadi Pom Pom Boys ini adalah sekelompok cowok yang menjadi cheerleaders di pertandingan basket di acara Dies Natalis Unpad. Kalau Gua bukan bagian dari Pom Pom Boys, tapi ketika '99, prestasi selalu membaik ketika '97, '98, '99," kata Soleh.

Soleh mengatakan saat dia menjadi koordinator suporter basket suasana menjadi heboh. Serta pertandingan menjadi ramai penonton saat dia berada di sana.

"Ketika '99 Gua terlibat di lapangan basket di Dipati Ukur itu sebagai koordinator suporter. Jadi Gua suka sebel kalau kampus lain, biasalah pertandingan basket saling ceng-cenging. Pengen cengin balik, akhirnya gue pinjam toa dari senat gue bawa ke lapangan, sambil gua semangatin. Akhirnya gua jadi koordinator suporter," tutur Soleh.

"Jadi di lapangan basket kalau Fikom tanding ada gua pakai toa ada hiburannya Pom Pom Boys. Gua tu jadi bagian dari aksi anak Fikom," imbuhnya.

Di tengah-tengah perbincangan Putri menampilkan foto musisi. Soleh ditantang untuk menjelaskan karya musisi tersebut. Salah satunya Soleh mendeskripsikan Band Efek Rumah Kaca.

Putri kemudian bertanya kepada Soleh karir yang dilewati sama dia. Soleh menjelaskan bahwa dia selalu enjoy dengan pekerjaan yang dialami.

Di awal karirnya, Soleh pernah menjadi jurnalis setelah lulus dari Fikom Unpad. Soleh mengaku pernah menjadi wartawan ekonomi, namun dia memutuskan untuk berhenti karena tidak menikmati. Lalu dia beralih ke wartawan musik hingga menjadi komika.

"Gua paling enjoy mengerjakan yang sedang gua kerjakan. Ketika gua jadi wartawan, gua enjoy jadi wartawan. Ketika gua jadi stand up komedian, gua paling enjoy jadi stand up komedian, ketika gua enjoy main film. Jadi gue nggak pernah bilang gua paling enjoy ketika di mana, karena nanti tidak adil dan gua tidak akan menikmati. Gua selalu pengen kerja di bidang yang gue cintai," jelas dia.

(lir/dhn)