Bantuan Penanggulangan Flu Burung Baru Sebatas Janji
Senin, 23 Jan 2006 12:52 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengaku hingga saat ini Indonesia belum mendapat angka pasti bantuan dana penanggulangan flu burung. Semuanya masih dalam bentuk janji antara lain dari Jepang, Jerman, dan Uni Eropa."Belum ada di tangan, masih harus nagih," kata Siti Fadilah Supari di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/1/2006).Menurutnya, dana yang diminta Indonesia sebesar Rp 9 triliun masih akan didiskusikan dan dihitung dengan baik. Tapi yang jelas penanganan flu burung ini sampai detik ini ditempatkan pada prioritas utama."Minggu-minggu ini Bank Dunia akan datang untuk memastikan," ujarnya sambil menambahkan bahwa meski belum pasti, namun pintu sudah terbuka lebar. Siti yakin dana itu akan cepat keluar. Diharapkan bantuan itu dalam bentuk hibah dan bukan dalam bentuk utang baru. "Saolnya saat ini kita belum butuh banget untuk utang," tegas wong Solo ini.Disebutkan dia, terkait proyek penanggulangan flu burung di Tangerang, saat ini sudah ada dana US$ 800 ribu yang merupakan hasil kerjasama antara Singapura, Amerika, dan Indonesia.Sekadar diketahui dana flu burung yang saat ini terkumpul di seluruh dunia mencapai US$ 1,9 miliar. Di luar itu masih ada tambahan US$ 1,2 miliar yang masih akan dicari oleh AS. Khusus penanganan flu burung di Indonesia idealnya dibutuhkan dana US$ 750 juta. Namun hingga kini angka tersebut belum pasti.
(san/)











































