10 Adab Membaca Al Quran yang Patut Diperhatikan Agar Dapat Pahala

Puti Yasmin - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 19:01 WIB
Muslim woman reading from the quran stock photo
Foto: Getty Images/iStockphoto/evrim ertik/10 Adab Membaca Al Quran yang Patut Diperhatikan Agar Dapat Pahala
Jakarta -

Dalam Al Quran surat Al Ankabut ayat 45, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk membaca Al Quran yang telah diberikan kepada Nabi Muhammad. Sebab, hal tersebut menjadi pengingat kepada Allah.

Arab: اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Latin: utlu mā ụḥiya ilaika minal-kitābi wa aqimiṣ-ṣalāh, innaṣ-ṣalāta tan-hā 'anil-faḥsyā`i wal-mungkar, walażikrullāhi akbar, wallāhu ya'lamu mā taṣna'ụn

Artinya: Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sebagai kitab suci yang istimewa dan sempurna, tentu ada abad yang perlu diperhatikan. Nah, seperti apa adab membaca Al-Quran bagi wanita dan pria.

Berikut 10 Adab Membaca Al Qur'an dikutip dari buku 'Biarkan Al-Quran Menjawab' karya Ust Amin Sumawijaya

1. Berwudhu

Al Quran merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT ke bumi. Maka dari itu, tidak ada yang menyentuh Al Quran selain hamba yang disucikan (wudhu) sesuai dalam Quran surat Al Waqiah ayat 77-79

Arab: اِنَّهٗ لَقُرْاٰنٌ كَرِيْمٌۙ
فِيْ كِتٰبٍ مَّكْنُوْنٍۙ
لَّا يَمَسُّهٗٓ اِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَۙ

Latin:
innahụ laqur`ānung karīm
fī kitābim maknụn
lā yamassuhū illal-muṭahharụn

Artinya: dan (ini) sesungguhnya Al-Qur'an yang sangat mulia,
dalam Kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh),
tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.

2. Berlindung dari Setan Terkutuk

Hal kedua yang harus dilakukan kala membaca Al Quran adalah meminta perlindungan kepada Allah SWT dari setan yang terkutuk. Hal itu dilakukan dengan membaca Taawuz.

Arab: فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Latin: fa iżā qara`tal-qur`āna fasta'iż billāhi minasy-syaiṭānir-rajīm

Artinya: Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Qur'an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.

3. Baca Perlahan-lahan

Dalam Al Quran surat Al Muzzammil ayat 4, Allah SWT mengingatkan Umat Islam untuk membaca Quran secara perlahan-lahan.

Arab: اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

Latin: au zid 'alaihi wa rattilil-qur`āna tartīlā

Artinya: atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan.

4. Tidak Mengeraskan Suara

Membaca Al Quran dilakukan sebagai bentuk ibadah mengingat Sang Illahi. Allah SWT dalam Quran surat Al Araf ayat 205 berfirman untuk tidak mengeraskan suara

Arab: وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ

Latin: ważkur rabbaka fī nafsika taḍarru'aw wa khīfataw wa dụnal-jahri minal-qauli bil-guduwwi wal-āṣāli wa lā takum minal-gāfilīn

Artinya: Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah.