No Playboy No Cry!
Senin, 23 Jan 2006 11:01 WIB
Semarang - Aksi menentang terbitnya majalah Plaboy edisi Indonesia mulai marak di berbagai daerah. Setelah sejumlah warga kota Medan pada Jumat, 20 Januari melakukan aksi penolakan majalah asal AS tersebut, hari ini giliran warga kota Semarang melakukan aksi serupa.Sekitar 100 warga Semarang yang mengatasnamakan Persaudaraan Muslimah Jawa Tengah melakukan aksi di halaman Gedung DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang.Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.15 WIB, Senin (23/1/2006) ini diikuti oleh peserta yang hampir seluruhnya perempuan. Tampak di antara mereka membawa anak-anak. Cuaca cerah membuat aksi terlihat bersemangat. Mereka menyanyikan lagu-lagu, orasi dan yel-yel.Sejumlah poster mereka bentangkan. Antara lain bertuliskan "No Playboy no cry", "Playboy nothing Abis", "Say no to pornografi, pornoaksi dan Majalah Playboy". Selain poster, tampak ikatan kepala yang dikenakan mereka bertuliskan "Tolak majalah Playboy".Mereka berencana akan menemui anggota DPRD Jawa Tengah untuk menyampaikan aspirasinya. Peserta aksi meminta ke DPRD Jawa Tengah agar membawa aspirasi mereka DPR RI.Dalam orasinya, koordinator aksi Ninik mengatakan, media massa seharusnya memberikan informasi dan komunikasi, tetapi tidak boleh tercampur pornografi. "Apa pun alasannya, majalah Playboy tidak bisa diterima di Indonesia. Karena sebagai bangsa timur kita tidak boleh kebarat-baratan," ujar Ninik.
(jon/)











































