Hujan Kepagian di Jakarta
Jalan Tol Macet Ruarr Biasa!
Senin, 23 Jan 2006 09:59 WIB
Jakarta - Hujan di pagi hari selalu menjadi problem utama orang-orang yang dikejar jam masuk kantor. Seperti Senin (23/1/2006). Lalu lintas Jakarta di jalur arteri, jalur cepat maupun jalan tol, tak luput dari petaka hujan di pagi hari.Siksaan di jalur tol misalnya dialami oleh Fajar, warga Pamulang. "Antrean keluar tol BSD parah. Pintu Veteran antre 1 km, pintu Ciputat 1 km, Fatmawati 1,5 km, pintu Kemang 4 km," cerita Fajar, salah satu pembaca detikcom, pukul 09.00 WIB.Untuk keluar pintu Ampera (Kemang), antrean tol sudah sejak di atas perempatan Fatmawati. "Hal ini diperparah oleh petugas loket bayar yang tidak cekatan," imbuh bapak dua anak ini.Tol dari Pasar Rebo menuju BSD juga sami mawon. Antrean keluar tol sangat panjang. "Polisi tak bisa berbuat apa-apa. Hanya berdiri saja di atas tol, sekitar 300 meter dari loket bayar," tuturnya.Lalu lintas padat merayap terjadi di jalan protokol Jalan Sudirman, jantung Kota Jakarta. Kemacetan terjadi di kawasan Semanggi. Saking padatnya, akhirnya polisi mengalihkan lalu lintas ke sekitar kawasan Hotel Hilton.Hal serupa terjadi di pusat bisnis Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, yang mengarah ke Menteng. Ribuan kendaraan hanya bisa merayap. Demikian juga Jalan Warung Buncit dan Jalan Mampang Raya yang menuju Kuningan.Genangan air juga menjadi pemicu kemacetan lalu lintas. Misalnya di ruas Jalan Warung Buncit menuju Republika yang nyaris tak bisa bergerak karena genangan air yang cukup tinggi. Di perempatan Republika, suasana sangat kusut. Kendaraan dari berbagai arah berusaha keluar dari tumpukan kendaraan itu. Yang berhasil lolos, tentu bisa bernafas lega.Hingga pukul 09.45 WIB, kesemrawutan lalu lintas belum juga terurai. Polisi tidak bisa berbuat banyak.Foto:Antrean kendaraan di Jalan Warung Buncit menuju Republika. Jalur sebaliknya tampak lengang karena sebagian besar kendaraan masih tertahan di perempatan Republika.
(nrl/)











































