Kejagung Tangkap 2 Buron Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Sulbar

Wilda Nufus - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 17:54 WIB
Borgol penjahat
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buron terpidana kasus pencabulan anak di bawah umur, Mamank Lukman. Mamank ditangkap di Pasar Desa Bonde, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, setelah melarikan diri selama kurun 2 tahun.

"Tim Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Polewali Mandar (Polman), yang bekerja sama dengan Kejaksaan Agung RI, telah berhasil mengamankan terpidana yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kejaksaan Negeri Polewali Mandar) bertempat di Pasar Desa Bonde, Kecamatan Capalagian Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpidana Mamank Lukman bin Abdul Kadir yang telah jadi buron selama dua tahun," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan pers tertulisnya, Selasa (3/11/2020).

Hari menerangkan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2382 K/Pid.Sus/Anak/2018, Mamank telah berstatus terdakwa dan terbukti bersalah mencabuli anak di bawah umur. Mamank dihukum kurungan 1 tahun penjara dan pidana pelatihan kerja selama 6 bulan.

Saat ini Mamank telah dibawa ke Kejaksaan Negeri Polewali Mandar untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan rapid test. Setelah itu, sebut Hari, Mamank langsung dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Polewali Mandar.

"Terpidana dibawa ke Kejaksaan Negeri Polman guna diperiksa kesehatan dan dilakukan rapid test serta dieksekusi dengan cara memasukkan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Polman," ucap Hari.

Sementara itu, pada hari yang sama, Kejagung menangkap buron terpidana kasus pencabulan anak lainnya, yaitu Ahmad Islami. Ahmad ditangkap tanpa perlawanan di Desa Sidodadi, Sulawesi Barat.

"Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Polewali Mandar (Polman) yang bekerja sama dengan Kejaksaan Agung RI kembali berhasil mengamankan terpidana yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kejaksaan Negeri Polewali Mandar) bertempat Desa Sidodadi (Ujung Baru), Kecamatan Capalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpidana Ahmad Islami, yang telah jadi buron selama 2 tahun," tutur Hari.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2378 K/Pid.Sus/Anak/2018, Ahmad telah berstatus terdakwa dan terbukti mencabuli anak di bawah umur. Ahmad dihukum 1 tahun 6 bulan penjara.

Seperti buron sebelumnya, Ahmad pun menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Ahmad dieksekusi ke Lapas Kelas II-B Polewali Mandar.

(knv/knv)