Pengelola Mal di Bali Disanksi karena Acara Kumpul Klub Motor Langgar Prokes

Angga Riza - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 17:51 WIB
Satpol PP Badung Bali mendatangi mal yang menjadi lokasi acara klub motor tanpa protokol kesehatan
Satpol PP Badung datangi Mal Park 23 yang jadi lokasi kumpul komunitas motor pelanggar protokol kesehatan. (dok. Istimewa)
Badung -

Pengelola Mal Park 23 dijatuhi sanksi lantaran menyediakan lokasi untuk kegiatan kumpul komunitas motor tanpa menerapkan protokol kesehatan. Satpol PP Badung, Bali, menjatuhkan sanksi larangan mengadakan acara serupa selama satu bulan bagi pihak mal.

"Sanksinya tetap terkait dengan manajemen. Sanksi dari kita atas perintah pimpinan, tidak boleh mengadakan event yang sama yang serupa selama satu bulan," kata Kasi Penindakan Dan Penyelidikan Satpol PP Badung I Wayan Sukanta saat dihubungi detikcom, Selasa (3/11/2020).

Sukanta menyebut acara kumpul anggota klub motor itu diatur oleh event organizer (EO). Pihak EO mengaku memang tak mengajukan izin secara tertulis kepada pihak mal soal keramaian, tapi izin disampaikan secara lisan.

"EO-nya sudah sempat awal datang. Memang tidak ada izin secara tertulis dari pihak EO, informasinya, terkait dengan keramaian memang. Tapi secara lisan saja, tapi kan berarti tidak ada," ujar Sukanta.

"Terkait dengan lokasi diadakan di Park 23, dia yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut. Sanksinya sebulan tidak boleh mengadakan kegiatan atau event serupa. Waktu kegiatan kemarin izin tidak ada," sambung Sukanta.

Sebelumnya diberitakan, viral sebuah video klub motor melakukan kegiatan di salah satu mal di Badung, Bali. Kegiatan tersebut mengundang kerumunan massa dan tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan informasi tersebut, Satpol PP Badung memanggil pengelola mal yang menyediakan lokasi acara.

"Yang jelas kita memanggil terkait dengan manager daripada Park 23," kata Sukanta, Senin (26/10).

(aud/aud)