Video Porno Diduga Ketua PDIP Pangkep Belum Dipidana, Polisi Tunggu Laporan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 14:22 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan-detikcom).
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan kasus video porno yang diduga diperankan Ketua PDIP Pangkep H Abd Rasyid belum diproses pidana. Polisi masih menunggu laporan korban untuk memproses pidana kasus tersebut.

"Terkait masalah proses pidananya, ini kan harus melalui laporan dari korban dulu," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (3/11/2020).

Meski kasus ini belum diproses pidana, Ibrahim menyebut polisi saat ini sudah melakukan penyelidikan dengan melacak akun-akun media sosial yang mengunggah video tersebut. Data-data yang didapatkan nantinya akan dijadikan acuan saat proses penyidikan.

"Tetap tidak jadi masalah, kita lakukan penyelidikan untuk mendapatkan data-data awal. Tetapi untuk prosesnya nanti kita tetap menunggu laporan dari korbannya, baru kita lakukan proses pidananya," katanya.

Ibrahim mengatakan penyidik dalam melakukan proses pidana harus objektif dan normatif. Artinya, laporan polisi dibutuhkan.

"Jadi, untuk penyelidikan ini, memang pertama kita hanya mencari data-data yang ada di dalamnya saja. Nah, tidak ada tindakan yang bersifat pro justitia di dalamnya. Nah, tetapi data-data tersebut bisa digunakan nanti untuk proses pidananya (jika ada laporan polisi)," terang Ibrahim.

Menurut Ibrahim, ada beberapa hal yang berpotensi berlanjut ke proses pidana dari peristiwa viralnya video porno tersebut.

"Pertama masalah IT-nya, kemudian juga masalah kejadian yang terjadi di video tersebut," katanya.

Abd Rasyid sudah membantah sebagai pemeran dalam video porno tersebut dan menyebut wajahnya telah diedit di video porno yang beredar. Berikut pernyataannya.