Tanah Longsor di Buleleng, Ibu dan Anak Tewas

Tanah Longsor di Buleleng, Ibu dan Anak Tewas

- detikNews
Minggu, 22 Jan 2006 23:04 WIB
Buleleng - Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Bakungan, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pukul 21.30 WITA, Sabtu 21 Januari kemarin. Kapolsek Kubutambahan AKP Putu Riasa, Minggu (22/01/2006), mengatakan longsor menyebabkan Kadek Kasmini (25) dan anaknya Putu Gede Riska Candra Purusa (2,5) yang sedang tertidur pulas di dalam warungnya, tewas tertimbun longsor."Ibu dan anaknya menjadi korban karena tertidur lelap di dalam warung, sementara tiga korban lainnya berhasil menyelamatkan diri dari timbunan tanah longsor," ujarnya kepada wartawan di sela-sela pembersihan TKP. Tiga korban selamat yaitu suami korban sekaligus pemilik warung Gede Kastawa (30), kakak korban Luh Garmini (28) dan Harianto (19) berhasil menyelamatkan diri. Garmini mengalami luka pada bagian paha dan kepala. Pencarian korban sempat terhambat karena hujan deras. Mayat korban ditemukan tim evakuasi yang dipimpin Kapolres Buleleng, AKBP I Wayan Sukawinaya dua jam setelah kejadian. Saat kejadian, Kastawa bersama istri dan anaknya sedang menunggu warungnya. Garmini dan Harianto lalu datang berkunjung. Saat mereka asik ngobrol, Kastawa bersama istri dan anaknya tidur-tiduran di bawah meja warungnya. Namun, ketika mengantar kepulangan Garmini dan Harianto di depan warung, tiba-tiba Kastawa mendengar suara bergemuruh dari arah bukit di belakang warung dan menimbun warungnya. Akibatnya, anak dan istrinya yang berada di bawah meja warung tertimbun tanah sedangkan mereka berlarian menjauh dari tanah longsor. "Adik saya sempat panggil saya dengan teriak-teriak, tetapi kejadiannya begitu cepat dan saya juga terkena longsoran," cerita Garmini. Minggu 22 Januari pagi, korban meninggal disemayamkan di rumah duka di Banjar Kaja Kangin, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads