Truk Kayu Ilegal Dituding Putus Jalur Lintas Barat Sumatra

Truk Kayu Ilegal Dituding Putus Jalur Lintas Barat Sumatra

- detikNews
Minggu, 22 Jan 2006 22:08 WIB
Padang - Hingga Minggu (22/1/2006), jalur lintas barat Bengkulu-Padang, di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) masih terputus, akibat runtuhnya jembatan di sungai Batang Kuyung. Lalu lintas truk bermuatan kayu illegal logging dituding menjadi sebabnya."Petugas masih bekerja membangun jembatan bailey sebagai penghubung sementara menjelang jembatan Tapan rampung diperbaiki," ujar Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar, Hediyanto, ketika dihubungi detikcom melalui telepon.Hediyanto menambahkan pihaknya menargetkan pekerjaan ini selesai Senin 23 Januari, hingga jalur yang putus sejak Kamis (19/1/2006) dapat dilewati kendaraan. Menurutnya, jembatan sepanjang 12 meter, ambruk setelah dilintasi truk pengangkut kayu illegal yang kelebihan muatan. Jembatan yang terletak sekitar 190 km di selatan Kota Padang itu hanya mampu menampung kendaraan dengan muatan maksimal 16 ton. "Jembatan itu cepat hancur karena setiap malam selalu dilewati truk-truk besar bermuatan kayu ilegal," tambahnya.Akibatnya, pemda harus mengeluarkan uang sebesar Rp700 juta untuk memperbaiki jembatan tersebut. Arus kendaraan dari Bengkulu menuju Padang dan sebaliknya juga terpaksa memutar 250 km lewat Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.Lebih lanjut, Hediyanto mengatakan pihaknya menduga aparat kepolisian setempat bekerja sama dengan pemilik kayu illegal menghilangkan barang bukti. Pasalnya, kayu-kayu yang diangkut hingga kini tidak diketahui rimbanya dan nomor polisi truk tersebut juga sudah dicopot."Kita akan minta secara resmi pada Kapolda Sumbar untuk mengusut prilaku anak buahnya tersebut. Kejadian ini juga dilaporkan pada presiden," tegas Hediyanto. (fay/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini