5.000 Mangkuk Mi Ayam dan Bakso Dibagi Gratis di Solo

5.000 Mangkuk Mi Ayam dan Bakso Dibagi Gratis di Solo

- detikNews
Minggu, 22 Jan 2006 12:37 WIB
Solo - Untuk menyatakan dagangannya bebas formalin dan boraks, para pedagang mi ayam dan bakso di Solo membagi-bagikan gratis 5.000 porsi bakso dan mi ayam. Pengunjung membeludak. Belum bisa dipastikan juga apakah antusiasm pengunjung itu karena telah yakin makanan itu aman atau karena gratisnya.Lima puluh gerobak, terdiri dari empat puluh gerobak mi ayam dan sepuluh gerobak bakso, didatangkan ke halaman Istana Mangkunegaran, Solo, Minggu (22/12006) untuk mengikuti sebuah acara bertajuk 'makan mi ayam dan bakso sehat'. 4.000 Mangkok mi ayam dan 1.000 mangkok bakso dibagikan gratis.Pengunjung membeludak dan tidak sedikit pula yang tidak kebagian. Bahkan niatan awal dari panitia untuk membagikan kupon untuk mendapatkan mi ayam atau bakso secara gratis akhirnya menimbulkan situasi kurang mengenakkan.Pengunjung yang berdesakan berebut mendapatkan kupon akhirnya merubuhkan tenda panitia, tempat kupon dibagikan. Untuk mengalihkan perhatian, panitia segera menyediakan ratusan mi ayam yang telah dibungkus. Dalam hitungan detik, bungkusan itu ludes dan situasi memang agak mereda.Acara itu digelar oleh sebuah panitia bersama dengan tujuan mengajak kembali masyarakat untuk menyantap mi ayam dan bakso. Seperti di daerah-daerah lain, para pedagang bakso dan mi ayam di Solo juga mengeluh dagangannya tidak laku terkena dampak isu penggunaan formalin dan boraks."Kami hanya ingin masyarakat kembali mengomsumsi mi ayam dan bakso. Kepada pemerintah kami juga berharap agar memperketat tata niaga obat-obatan berbahaya yang potensial dijadikan campuran makanan," ujar Sumartono Hadinoto, ketua panitia bersama kepada wartawan di lokasi acara.Menurutnya isu penggunaan formalin, boraks dan obat berhahaya lainnya sebagai campuran makanan telah membuat kerugian besar di kalangan UKM."Memang ada yang nakal yaitu sengaja menggunakannya. Namun lebih banyak yang tidak menggunakan tapi juga tetap ikut menjadi korban seperti para pedagang kecil yang di sini ini. Lebih dari 6 juta UKM seperti mereka di Indonesia ini terkena dampak langsung isu formalin tersebut," lanjutnya.Dari pengamatan detikcom, acara tersebut cukup berhasil mengundang pengunjung. Dalam sekejap 5.000 mangkok mi ayam dan bakso gratis itu ludes. Pengunjung yang datang juga memiliki berbagai alasan, seperti alasan telah mendapatkan kupon karena memang beberapa hari sebelumnya panitia telah menyebarkannya.Ada juga yang semenjak datang belum mendapat kupon namun yakin akan kebagian makanan gratis itu. Apakah mereka yakin makanan itu bebas formalin? "Ya kami tidak tahu karena kami juga tidak bisa membuktikan secara langsung apakah makanan mengandung formalin apa tidak. Kami datang karena ada pengumuman gratis itu," kata seorang pengunjung. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads