Tora Sudiro Jenguk Korban SUTET
Minggu, 22 Jan 2006 11:35 WIB
Jakarta - Protes warga korban saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) mendapat perhatian artis peraih Citra, Tora Sudiro. Bersama dua artis lainnya, Marcellino Levrandt dan Sita RSD, Tora mengunjungi para korban SUTET di Posko Selamatkan Rakyat Indonesia (SRI) di bekas kantor DPP PDIP Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2006). Tiga artis itu mengaku prihatin dan simpati atas penderitaan mereka. Bahkan, Sita RSD meminta pemerintah memberikan perhatian kepada para korban SUTET. "Apa sih susahnya mindahin bapak-bapak ini dari area SUTET? Seharusnya ada jaminan dari penyelenggara negara untuk memberikan jaminan hak hidup bagi mereka," kata Sita ketika ditemui di lokasi unjuk rasa korban SUTET.Hal serupa juga dikatakan oleh Tora Sudiro dan Marcellino Levrandt. Menurut mereka, pengorbanan keempat orang yang melakukan aksi mogok makan serta jahit mulut merupakan hal luar biasa. Namun, Tora mengaku tidak bisa memberikan pernyataan politis kepada para korban. "Saya hanya prihatin saja karena saya juga baru tahu ada kasus ini," jelas pemeran gay dalam film Arisan ini.Saat ini yang masih melakukan jahit mulut dan mogok makan berjumlah empat orang. Mereka adalah Jajang (34), warga Cianjur dan Tarman, warga Sumedang, yang mogok makan sejak 27 Desember 2005. Dan dua orang wanita bernama Manisa (50) dan Sa'odah asal Bogor melakukan mogok makan sejak 17 Januari 2006.Bahkan, disebabkan lamanya mereka protes dengan mogok makan dan jahit mulut, perut para pengunjuk rasa terlihat semakin kurus sehingga tulang iga terlihat jelas. Badan mereka juga dikerubuti lalat karena mereka tidak bisa mandi gara-gara tak kuat jalan.
(ahm/)











































