Calon PKS dan Golkar Unggul Sementara dalam Pilkada Batam
Minggu, 22 Jan 2006 07:19 WIB
Jakarta - Calon Walikota yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Golkar dalam pilkada Kota Batam, yakni Ahmad Dahlan dan Ria Saptarika unggul sementara dalam penghitungan yang dilakukan oleh DPD PKS Kota Batam."Hingga Sabtu 21 Januari, pasangan Dahlan-Ria unggul dengan besaran 41,82 persen diatas tiga calon lainnya," ujar Ketua Tim Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PKS Muhammad Razikun melalui surat elektronik yang diterima detikcom, Minggu (22/1/2006).Bapilu Pusat PKS meninjau pelaksanaan penghitungan cepat langsung di lokasi pilkada Batam untuk mengikuti perkembangan proses pilkada di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Singapura tersebut.Beberapa waktu lalu, pasangan calon PKS dan Golkar juga memenangkan pilkada yang berlangsung di Propinsi Kepulauan Riau. "Buat kami, proses pilkada merupakan ajang untuk saling bersinergi dengan berbagai pihak yang bisa sejalan dengan visi dan misi PKS," kata Razikun."Yang paling penting untuk dijaga dan diawasi adalah out put hasil pilkada harus benar-benar bermanfaat untuk rakyat banyak, menampilkan pemerintah yang bersih dan meningkatkan kesejahtaeraan rakyat kecil," papar Razikun lagi.Di wilayah propinsi Kepulauan Riau PKS telah mengikuti tiga kali pilkada. Satu kali di tingkat propinsi dan dua kali di daerah tingkat II. "Alhamdulillah, kami memenangkan ketiga pilkada tersebut dan ketiganya kami berkoalisai dengan Partai Golkar," ujarnya.Pada pilkada Kota Batam, empat calon bersaing untuk memperebutkan posisi walikota di kota industri di perbatasan Indonesia itu. Calon-calon tersebut adalah pasangan Ahmad Dahlan - Zulbahri M, pasangan Ahmad Dahlan - Ria Saptarika, pasangan Abd. Basyid - Richard Pasaribu dan pasangan H. Nazief Soesila Dharma - Sahat Sianturi.Dalam pemilu legislatif tahun 2004, PKS merupakan partai pemenang pemilu di kota Batam dengan keunggulan yang cukup signifikan. Di lokasi-lokasi PKS memperoleh kemenangan PKS, menurut Razikun selalu berusaha untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat kecil. "Berhasil dibebaskannya biaya sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah DKI merupakan sebuah contoh perjuangan kami bersinergi dengan pihak lainnya untuk kepentingan rakyat," tandasnya.
(ddn/)











































