Belasungkawa Atas Gempa M 7 di Turki, JK: PMI Siap Membantu

Angga Riza - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 22:28 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Denpasar (dok PMI Bali)
Foto: Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Denpasar (dok PMI Bali)
Denpasar -

Bencana gempa bumi yang dengan magnitudo 7,0 terjadi di Turki. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menyatakan turut prihatin dan berbelasungkawa atas bencana tersebut.

"Tentu kita prihatin dan belasungkawa atas gempa yang terjadi di Turki, kita juga di Indonesia selalu terkena gempa tapi di Turki ini agak besar sedikit karena banyak yang meninggal. Karena itu kami Palang Merah Indonesia (PMI) berbelasungkawa untuk itu," kata Jusuf Kalla, Sabtu (31/10/2020).

JK mengungkapkan hal tersebut usai memberikan pengarahan kepada pengurus dan relawan COVID-19 PMI Bali di Markas PMI Bali Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, hari ini.

Selain menyampaikan ucapan belasungkawa JK juga menyatakan PMI akan siap mengirimkan relawannya untuk membantu evakuasi apabila dibutuhkan. Menurutnya, Turki adalah salah satu negara yang membantu Aceh saat dilanda gempa dan tsunami pada tahun 2004 silam.

Gempa M 7,0 Guncang Yunani dan TurkiGempa M 7,0 Guncang Yunani dan Turki (Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)

"Kami siap membantu apabila benar-benar dibutuhkan. Karena Turki ini salah satu negara yang membantu kita waktu tsunami Aceh pada 2004 silam," paparnya.

Diberitakan sebelumnya gempa berkekuatan 7,0 skala Richter (SR) mengguncang kawasan pesisir Barat Turki. Gempa membuat sejumlah bangunan runtuh.

Terakhir, dilaporkan tercatat korban tewas akibat gempa M 7 yang mengguncang Izmir di Laut Aegea, Turki ini bertambah menjadi 24 orang. Setidaknya 804 orang lainnya luka-luka.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (31/10), sebanyak 435 orang saat ini menerima perawatan di rumah sakit, sementara 25 orang dalam perawatan intensif dan sembilan orang sedang menjalani operasi.

Dia juga mengatakan 364 telah dipulangkan dari rumah sakit, setelah mendapat perawatan.

(jbr/jbr)