Eks Menkes Siti Fadilah Bebas dari Penjara, KPK Harap Ada Efek Jera

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 14:16 WIB
Eks Menkes Siti Fadilah Divonis 4 Tahun Penjara 

Eks Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/6/2017). Hakim memutuskan Siti terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat kesehatan tahun 2005 dan menerima duit gratifikasi.
Siti divonis 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider 2 bulan kurungan. Agung Pambudhy/Detikcom.
Eks Menkes Siti Fadilah (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Eks Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah bebas murni dari Lapas Pondok Bambu pagi ini. KPK berharap hukuman yang dijalani koruptor menjadi efek jera agar para pejabat lain tidak melakukan korupsi.

"KPK berharap bahwa para narapidana tipikor yang sudah menjalani masa pidananya untuk dapat menjadi efek jera bagi para penyelenggara negara lain untuk tidak melakukan perbuatan yang sama," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Ali mengatakan Siti Fadilah bebas setelah selesai menjalani masa hukuman 4 tahun penjara. Siti juga telah membayar denda dan pidana uang pengganti.

"Yang bersangkutan memang sudah menjalani seluruh hukumannya baik badan, denda, dan uang pengganti," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Siti Fadilah bebas murni dari Lapas Pondok Bambu pagi ini. Siti Fadilah bebas setelah selesai menjalani masa pidana selama 4 tahun.

"Telah dibebaskan hari ini, Sabtu, 31 Oktober 2020, warga binaan atas nama Dr. Hj. Siti Fadillah Supari, Sp.Jp, usia 69 tahun. Dibebaskan karena telah selesai menjalani pidana pokok, pidana denda dan pidana tambahan uang pengganti telah dibayarkan ke negara," ujar kata Kabag Humas Ditjen PAS, Rika, kepada wartawan, Sabtu (31/10).

Siti Fadilah merupakan mantan Menteri Kesehatan yang terjerat kasus korupsi di KPK. Siti dijerat kasus korupsi pengadaan alkes (alat kesehatan) guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005 pada pusat penanggulangan masalah kesehatan (PPMK) Kemenkes. Selain itu, Siti Fadilah terbukti menerima duit gratifikasi total Rp 1,9 miliar.

Siti kemudian divonis 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider 2 bulan kurungan pada 2017. Siti lalu mendekam di Lapas Pondok Bambu.

(ibh/hri)