Keroyok Prajurit TNI, 2 Anggota Klub Harley Ditahan di Polres Bukittinggi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 12:26 WIB
Jakarta -

Dua anggota klub motor gede (moge) Harley-Davidson Owners Group (HOG) ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan dua prajurit TNI. Saat ini kedua tersangka ditahan di Polres Bukittinggi.

"Dua orang sudah kami tahan inisial MS (49) dan B (18). Pasal yang dipersangkakan adalah 170 KUHP. Dan terhadap pelaku keroyok sudah dilakukan penahanan di rutan polres," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2020).

Korban telah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut ke pihak kepolisian. Sejumlah anggota klub motor tersebut sempat menyampaikan minta maaf.

Namun proses hukum terus berjalan. Polisi menetapkan kedua anggota klub moge tersebut sebagai tersangka setelah ada bukti-bukti.

"Pelaku yang sudah pasti terbukti melakukan tindak pidana 170 (KUHP tentang pengeroyokan) sesuai alat bukti dan keterangan saksi," kata AKBP Dody.

Sejumlah anggota klub dan moge yang terlibat dalam konvoi tersebut sempat diamankan ke Mapolres Bukittinggi. Selain didata, mereka diminta menyampaikan permintaan maaf secara lisan kepada Kodim 0304/Agam dan kedua prajurit TNI yang jadi korban.

Dari video yang beredar di media sosial (medsos), tampak Den POM TNI mengarahkan para anggota konvoi menyampaikan permintaan maaf tersebut. Terlihat delapan orang menyampaikan permintaan maaf.

Selanjutnya
Halaman
1 2