7 Fakta Terkini Gempa M 7 di Turki: Korban-Kerusakan hingga Nasib WNI

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 11:09 WIB
Gempa M 7,0 Guncang Yunani dan Turki
Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Gempa bumi dengan magnitudo (M) 7 mengguncang wilayah Turki dan Yunani. Sebanyak 24 orang dilaporkan meninggal dunia dan 804 orang lainnya luka-luka. Ini sederet fakta terkininya.

Gempa berskala 7 SR telah terjadi di kawasan Laut Aegea. Gempa yang mengguncang wilayah Turki dan Yunani terjadi pada Jumat 30 Oktober 2020 pukul 14.51 waktu setempat.

Setidaknya terjadi 296 gempa susulan, dengan 27 gempa lebih kuat dari M 4 telah terjadi.

Berikut 4 fakta terkini gempa M 7 di Turki:

1. 24 Korban Tewas, 804 Orang Terluka

Korban tewas akibat gempa M 7 yang mengguncang Izmir di Laut Aegea, Turki bertambah menjadi 24 orang. Setidaknya 804 orang lainnya luka-luka.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (31/10/2020), sebanyak 435 orang saat ini menerima perawatan di rumah sakit, sementara 25 orang dalam perawatan intensif dan sembilan orang sedang menjalani operasi.

Dia juga mengatakan 364 telah dipulangkan dari rumah sakit, setelah mendapat perawatan.

Operasi pencarian dan penyelamatan telah selesai dilakukan di delapan gedung di Izmir, kota terbesar ketiga di Turki berdasarkan populasi.

Sementara operasi pencarian masih terus dilakukan di sembilan gedung lainnya yang runtuh diguncang gempa. Demikian disampaikan Menteri Lingkungan dan Urbanisasi Murat Kurum, yang mengatakan pekerjaan penilaian kerusakan telah dimulai di gedung-gedung publik.

Gubernur Izmir Yavuz Selim Kosger mengatakan gempa tersebut memicu tsunami sebagian di distrik pesisir Seferihisar, yang menyebabkan sedikitnya satu orang terluka.

https://www.dropbox.com/s/9cd4wk3v9rp2ovx/Screen%20Shot%202020-10-30%20at%2022.07.44.png?dl=0Pusat gempa M 7 di Turki (Foto: USGS)

Lebih dari 475 kendaraan dan hampir 4.000 petugas penyelamat, bersama dengan 20 anjing pelacak, telah dikirim ke tempat kejadian.

2. Uni Eropa dan NATO Siap Bantu Turki

Uni Eropa dan NATO menyampaikan belasungkawa dan menyatakan siap memberikan bantuan kepada Turki dan Yunani usai gempa M 7 yang mengguncang wilayah Aegea.

"Mengikuti perkembangan gempa kuat yang melanda Laut Aegea di Yunani dan Turki," tulis Presiden Dewan Eropa Charles Michel di Twitter. "Pikiran saya bersama semua orang yang terdampak," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency, Sabtu (31/10/2020).

Ursula von der Leyen, kepala Komisi Eropa, juga menyampaikan dukungannya untuk Turki dan Yunani. "Kami mengikuti situasi dan kami siap membantu, dengan segala cara yang mungkin," tulisnya di akun Twitter.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg juga mengatakan aliansi tersebut siap membantu "sekutunya Yunani dan Turki".

"Saya sangat sedih dengan laporan dari gempa bumi di #Aegea. Pikiran saya tertuju pada semua yang terdampak," katanya di Twitter.

Video 'Gempa Turki-Yunani Tewaskan 24 Orang, Tak Ada WNI':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2