Round-Up

Duka Polri Kehilangan Sosok Jenderal Pemburu Teroris

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 05:14 WIB
Kadiv Propam Polri, Irjen Ignatius Sigit
Irjen Ignatius Sigit / Foto: dok. istimewa
Jakarta -

Polri berduka setelah kehilangan salah satu putra terbaiknya, Irjen Ignatius Sigit. Jenderal polisi yang punya pengalaman panjang memburu teroris itu tutup usia karena sakit.

Jabatan terakhir Irjen Ignatius Sigit adalah sebagai Kadiv Propam. Irjen Sigit meninggal di usia 51 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jumat (30/10/2020) pukul 11.08 WIB.

Polri Berduka

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Argo mengatakan Polri merasa kehilangan putra terbaiknya.

"Tentunya ini menjadi duka mendalam bagi Polri, karena kehilangan putra terbaiknya. Saat ini jenazah beliau masih di rumah sakit," ujar Argo.

"Segenap keluarga besar Polri mendoakan agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan. Turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya saudara kita, Irjen Ignatius Sigit. Semoga beristirahat dalam damai abadi dan keluarga ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan. Amin," tutur Argo.

Penyebab Irjen Sigit Tutup Usia

Polri mengatakan Kadiv Propam Irjen Ignatius Sigit meninggal dunia karena menderita berbagai penyakit atau komplikasi.

"Komplikasi, karena sakit jantung, ginjal dan paru-paru," ungkap Argo.

Semasa hidupnya, Irjen Sigit lama berkiprah di bidang antiterorisme. Rekam jejaknya dapat disimak di halaman selanjutnya.