Sosok Mendiang Irjen Sigit: Puluhan Tahun Buru Teroris, dari dr Azahari-Santoso

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 14:41 WIB
Kadiv Propam Polri, Irjen Ignatius Sigit
Kadiv Propam Polri, Irjen Ignatius Sigit (dok. Istimewa)
Jakarta -

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ignatius Sigit Widiatmono meninggal dunia akibat komplikasi yang dideritanya. Irjen Ignatius Sigit, yang wafat pada usia 51 tahun, memiliki rekam jejak di bidang antiterorisme.

Polri menyebut Irjen Ignatius Sigit menghabiskan puluhan tahun menangani kasus-kasus terorisme di Tanah Air. Irjen Ignatius Sigit juga terlibat dalam perburuan pelaku Bom Bali, Dr Azahari, hingga pimpinan kelompok radikal Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso alias Abu Wardah.

"Puluhan tahun di Densus 88 Antiteror. Dari pangkat AKP (ajun komisaris polisi) hingga kombes (komisaris besar) di Densus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (30/10/2020).

"(Kasus teroris yang ditangani, red) Santoso, Dr Azahari, dan lain-lain," imbuh Argo.

Berdasarkan data SSDM Polri, pangkat AKP disematkan di pundak Irjen Ignatius Sigit pada 1998-2003. Sedangkan Irjen Ignatius Sigit berpangkat kombes sejak 2010 hingga 2017.

Sementara itu, kasus Bom Bali I terjadi pada 12 Oktober 2002. Artinya, Irjen Ignatius Sigit menghabiskan waktu selama 15 tahun dalam tugas pemberantasan terorisme.

Pada 2010, Irjen Ignatius Sigit dipercaya sebagai Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Jawa Tengah dan DIY Densus 88 Antiteror Polri. Pada 2017, dia menjabat Kasatgaswil Jawa Tengah Densus 88 Antiteror Polri.

Peralihan pangkat dari kombes ke brigadir jenderal (brigjen) terjadi saat Irjen Ignatius Sigit ditugaskan di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yaitu pada 2018. Kisahnya ada di halaman selanjutnya.

Lihat juga video 'Fahrurrozi 'Gubernur Tandingan Jakarta' Meninggal Akibat Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2