Bukan Plinplan, Sejak Mei WHO Tak Rekomendasikan Lockdown

Deden Gunawan - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 14:22 WIB
Mantan Direktur Perlindungan Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama.
Prof Tjandra Yoga Aditama (dok. Pribadi)

Kemudian pada 3 Agustus, kata Prof Tjandra Yoga, WHO melalui Maria Van Kerkhove kembali menegaskan bahwa lockdown tak direkomendasikan. Kebijakan itu hanya diperlukan bila tingkat penyebaran COVID naik dengan cepat. Tapi WHO berharap lockdown secara penuh oleh sebuah negara tak lagi dilakukan karena biaya terlalu mahal.

"Tapi anehnya di media kita isu soal lockdown ini seolah baru dan viral dalam beberapa hari ini," kata Tjandra Yoga. Karena itu, meskipun dirinya telah pensiun dari WHO sejak 1 Oktober lalu, tetap merasa punya kewajiban moral untuk memberikan informasi yang akurat. "Kita tak boleh merasa Lelah karena misinformasi dan disinformasi biasanya berulang kali muncul," imbuhnya.

Halaman

(deg/jat)