Calon Demokrat di Pilwalkot Dumai Tersangka, Berkas Dilimpahkan ke Jaksa

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 14:31 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Foto: Ilustrasi pilkada. (Zaki Alfarabi-detikcom)
Pekanbaru -

Calon Partai Demokrat untuk pemilihan Wali Kota Dumai, Eko Suharjo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran pilkada. Berkas kasusnya telah dilimpahkan Bawaslu ke Sentra Gakkumdu di Dumai.

"Pelanggaran Pidana Pilkada terjadi dikarenakan salah satu Paslon (Eko Raharjo-red) diketahui melibatkan dua orang ASN saat kampanye. Paslon tersebut diduga melakukan tindak pidana Pilkada yakni Pasal 187 ayat (3) jo Pasal 69 huruf n UU Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pilkada," kata Ketua Bawaslu Riau, dalam siaran persnya, Kamis (29/10/2020).

Rusidi menjelaskan terkait calon Wali Kota Dumai petahana sebagai Wakil Wali Kota itu, pihaknya sudah melakukan rapat ketiga di Sentra Gakkumdu di Bawaslu Dumai. Permasalahan tersebut telah diteruskan ke pihak kejaksaan.

"Untuk kasus dugaan pelanggaran di Dumai, di mana salah satu paslon melibatkan 2 ASN saat ini berkasnya sudah diserahkan ke kejaksaan," katanya.

Namun demikian, dari rilis Bawaslu Riau, diketahui bahwa Eko Raharjo dari Partai Demokrat ini kembali melakukan pelanggaran dalam kampanye. Ada dua paslon nomor urut 01 Hendri Sandra-Rizal Akbar dan Paslon nomor urut 02 Eko Suharjo-Syarifah diduga melakukan kampanye di luar jadwal.

"Saat ini (dugaan pelanggaran kampanye) masih diproses oleh Bawaslu Kota Dumai," kata Rusidi.

Selanjutnya
Halaman
1 2