Ini Strategi Kemenhub Antisipasi Long Weekend

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 15:26 WIB
Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Memasuki libur panjang, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan berbagai langkah dan strategi guna menjaga pelayanan tetap berjalan normal.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Antoni Arif Priadi mengatakan selama libur panjang, pihaknya memastikan pelayanan angkutan tol laut, logistik dan ternak tetap berjalan normal guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Petugas kami juga sudah disiapkan untuk menjalankan tugas dan kewajibannya pada saat hari libur dan cuti bersama besok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2020).

Terkait hal ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi antara lain dengan melakukan sosialisasi melalui video conference kepada para Operator Pelayaran, Perusahaan Pelayaran, Operator Pelabuhan/Terminal Penumpang dan Otoritas Pelabuhan/Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan/Unit Penyelenggara Pelabuhan.

Lebih lanjut Antoni menyampaikan pihaknya juga akan melakukan monitoring secara langsung maupun tidak langsung terhadap 51 Pelabuhan Pantau dan mengerahkan personel jaga di kantor OP/KSOP/UPP selama masa libur guna mencegah penularan COVID-19.

Guna menjaga kelancaran komunikasi antar stakeholder, Ditjen Perhubungan Laut telah membentuk WhatsApp group Operator Pelayaran, Operator Pelabuhan dan OP/KSOP/UPP di 51 Pelabuhan Pantau.

"Kami juga merencanakan untuk melakukan sosialisasi melalui media sosial Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kepada masyarakat yang akan menggunakan kapal penumpang, dan akan mengeluarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tentang pelaksanaan angkutan laut penumpang selama libur Nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H," katanya.

Sementara itu dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik, Antoni menjelaskan pihaknya telah membuat simulasi pembelian tiket dan simulasi pelayanan penumpang kapal laut di terminal, yang tentunya dengan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan melalui 3M, yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak," ujarnya.

"Himbauan ini menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyebaran virus Corona atau COVID-19," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menetapkan libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 28- 30 Oktober 2020 dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 440 Tahun 2020, Nomor 03 Tahun 2020, Nomor 03 Tahun 2020 tanggal 20 Mei 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019, Nomor 213 Tahun 2019, Nomor 01 Tahun 2019 tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020.

(ega/ega)