Pilkada Digelar Saat Pandemi, Ma'ruf: Untuk Penuhi Hak Konstitusional Warga

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 14:47 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memaparkan peran media massa dalam demokrasi. Menurut Bamsoet, media berperan sebagai pengawal jalannya demokrasi.

"Tugas dan peran yang diemban media dalam mengawal dan memonitor demokrasi sudah semestinya dijalankan secara seimbang dan proporsional. Ini dimaknai dengan keberanian menyampaikan kritik yang bersifat konstruktif," kata Bamsoet.

Bamsoet mengatakan, kehidupan demokrasi di Indonesia mengalami pasang-surut. Hal itu dilihat dari berbagai aspek demokrasi.

"Bila kita liat kehidupan demokrasi kita di tanah air ini, kita telah mengalami pasang surut dan dinamika. Hal ini dapat kita rujuk dari besaran angka indeks demokrasi yang diolah dari berbagai aspek. Setidaknya ada tiga aspek yaitu kebebasan sipil, hak-hak politik dan lembaga demokrasi," tuturnya.

"Sebagai gambaran indeks demokrasi Indonesia dalam kurun waktu anta 2009 hingga 2020 telah mengalami penurunan 4 kali. Tahun 2012, tahun 2015 dan tahun 2019. Sedangkan pada awal Agustus 2020 BPS mencatat indeks demokrasi Indonesia saat ini berada di angka 74,92," sambungnya.

Mewujudkan demokrasi yang berkualitas, kata Bamsoet adalah hal yang dicita-citakan. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat agar berperan dalam pemajuan demokrasi.

"Cita-cita untuk membangun dan meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi kita menjadi besar. Tidak berhenti pada satu titik pencapaian atau bahkan mengalami kemerosotan. Kita sadari bersama bahwa keberhasilan memajukan demokrasi memerlukan komitmen dan kerja sama kita semua seluruh pemangku kepentingan. Mewujudkan demokrasi yang sehat adalah cita-cita bersama. Oleh karenanya menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya. Semoga kehidupan demokrasi kita semakin maju dan berkualitas," kata dia.

Halaman

(lir/imk)