Sumpah Pemuda

Indonesia Raya Diperkenalkan di Kongres Pemuda II, Dipublikasi Koran Tionghoa

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 12:00 WIB
Pengunjung mengambil gambar pakaian milik WR Supratman yang dipajang di Museum WR Supratman di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/2/2020). Bekas rumah tinggal WR Supratman selama di Surabaya yang dijadikan museum tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu tempat rujukan untuk mengenal sosok pencipta lagu Indonesia Raya. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj.
Foto: Patung WR Supratman di Museumnya (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta -

Sumpah pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober dianggap sebagai embrio nasionalisme Indonesia. Bahkan, lagu kebangsaan Indonesia, 'Indonesia Raya' untuk pertama kalinya diperkenalkan dalam acara ini.

Sejarawan Ravando Lie menceritakan bahwa untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya gubahan Wage Rudolf Supratman dimainkan di acara sumpah pemuda. Lagu itu dipakai sebagai penutup acara Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928.

"Kongres Pemuda II ditutup dengan lantunan syahdu lagu Indonesia yang dimainkan hanya dengan biola oleh Wage Rudolf Supratman, tanpa syair," kata Ravando saat dihubungi detikcom, Rabu (28/10/2020).

Ravando menuturkan, selang beberapa minggu lirik lagu itu diperkenalkan ke publik secara luas. Tepatnya pada 10 November 1928 lirik lagu Indonesia Raya dipublikasikan dalam koran Tionghoa edisi Mingguan, Sin Po Wekelijksche Editie. Lengkap dengan partiturnya.

Pada masa itu banyak yang mempertanyakan mengapa lagu itu justru dipublikasikan melalui koran Tionghoa, bukan bumiputra. Menurut Ravando hal itu karena beberapa surat kabar Indonesia menolak menerbitkan lagu itu.

"Keputusan itu jelas mengejutkan banyak pihak, terutama dari kalangan bumiputra, yang menganggap lagu tersebut seharusnya diterbitkan lebih dulu di koran Indonesia. Namun, sang penggubah lagu, WR Supratman, mengaku sempat menawarkan lagu tersebut ke beberapa surat kabar Indonesia, namun harus berakhir dengan penolakan," tutur Ravando.

Simak video 'Hari Sumpah Pemuda, Ma'ruf Serukan Tentang Inovatif dan Produktif':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2