Dephan-PAL Jajaki Buat Kapal Perang Sendiri
Jumat, 20 Jan 2006 19:08 WIB
Jakarta - Departeman Pertahanan (Dephan) dan PT PAL Indonesia akan menjajaki membuatan kapal perang korvet. Selain menunggu penjajakan penawaran dari Rusia, Jerman, Itali dan Belanda.PT PAL Indonesia sendiri menawarkan kepada pemerintah untuk membuat kapal korvet produksi nasional. Kapal korvet nasional ini dibuat oleh PT PAL bersama dengan beberapa industri strategis dalam negeri lainnya."Saat ini kita masih dalam tahap desain, dan program ini baru bisa berjalan kalau kontraknya sudah kita dapatkan dari Dephan," kata Presiden Direktur PT PAL Indonesia, Adwin Suryohadiprojo.Hal ini disampaikan dia usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di kantor Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (20/1/2006).Adwin mejelaskan, harga kapal korvet butan PAL lebih murah 10 persen,dibanding buatan luar negeri. Harga ini jauh lebih murah lagi, bila kerjasama dilakukan dalam jangka waktu panjang.Sementara itu Menhan Juwono Sudarsono menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penjajakan beberapa skema penawaran pembelian kapal korvet dengan sejumlah negara. Antara lain Belanda, Italia, Jerman dan Rusia."Kita melakukan perbandingan tentang keunggulan operasional masing-masing negara dan juga keunggulan dari paket keuangan yang ditawarkan," jelas Juwono.Saat ini baru ada dua proyek pembuatan kapal korvet dengan Belanda. Diharapkan kedua kapal ini akan selesai dibuat pada bulan Februari atau April 2006. Untuk proyek ketiga dan keempat masih menunggu keputusan pemerintah. Sebab ada tawaran alternatif dari Rusia.
(zal/)











































