Round-up

Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Segera Dibawa ke Pengadilan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 22:26 WIB
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (Foto: Lintang Jati Rahina / 20detik )
Jakarta -

Kasus dugaan penusukan Syekh Ali Jaber bakal memasuki babak baru. Penikam Syekh Ali Jaber, Alin Andrian (AA) segera duduk di kursi pesakitan.

"Kemarin tahap dua," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, saat dimintai konfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Untuk menyegarkan ingatan, kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ini terjadi pada 13 September 2020. Syekh Ali Jaber tiba-tiba diserang oleh Alin saat mengisi ceramah di salah satu masjid di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Sehari berselang, Polisi langsung menetapkan Alin Adrian sebagai tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung. Alin resmi ditahan di Polresta Bandar Lampung.

"Sudah resmi, sudah ditahan. Backup penyidikan Ditreskrimum Polda Lampung, dan bantuan psikologi itu bantuan dari Pusdokkes Polri dari Mabes turun hari ini, siang ini langsung observasi," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi, Senin (14/9).

Syekh Ali Jaber kemudian buka suara soal kasus penusukan terhadapnya itu. Ia mengatakan lehernya hampir terkena senjata tajam yang dibawa pria yang menyerangnya tersebut.

"Ketika saya ditusuk dan alhamdulillah tidak berhasil ditusuk di bagian leher. Tapi saya dengan gerakan dan qadarullah (takdir Allah) ditusuk tangan saya," kata Ali Jaber saat dihubungi detikcom, Senin (14/9).

Syekh Ali Jaber mengatakan secara umum kondisi kesehatannya baik. Namun dia mengaku merasa tidak nyaman ketika tangannya yang terkena senjata tajam diluruskan karena mengalami 10 jahitan.

"Alhamdulillah sudah membaik, ini lagi menggantungkan tangan saya seperti ini, karena kalau merasa kalau dilepas ke bawah agak tidak nyaman karena ada sedikit nyeri, karena lukanya cukup dalam, jahitannya hampir 10 jahitan, bagian dalam sama bagian luar," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3