Bioskop di Kota Bekasi Dibuka Mulai Besok

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 22:01 WIB
Setelah tutup hampir 7 bulan, bioskop Empire XXI Yogyakarta kembali dibuka. Bioskop beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
ilustrasi bioskop (Pius Erlangga/detikcom)
Bekasi -

Bioskop di Kota Bekasi diizinkan beroperasi mulai besok, Rabu (28/10/2020). Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

"Iya (mulai besok beroperasi). Jam 12.00 siang sampai dengan 21.00," ujar Rahmat ketika dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (27/10).

Semua bioskop di Kota Bekasi, kata Rahmat, akan diizinkan beroperasi secara serentak mulai besok.

Ketika dimintai konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi Tedy Hafni berharap semua bioskop di Kota Bekasi bisa beroperasi mulai besok. Namun Pemkot tetap menghormati keputusan pengelola bioskop terkait kesiapan protokol kesehatan.

"Kami berharap semua bisa buka, tapi kami kembalikan ke pengelola bioskop bagaimana kesiapan untuk membuka kembali," imbuh Tedy.

Pemkot Bekasi telah mengeluarkan surat edaran terkait kembali dibukanya bioskop. Sejumlah peraturan tertuang dalam Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bekasi Nomor: 440/1444/SET.COVID-19.

Dalam surat tersebut, Pemkot Bekasi mewanti-wanti setiap pengelola bioskop untuk memperhatikan protokol kesehatan.

"Menerapkan physical distancing minimal 1,2 meter pada jarak antrean berdiri maupun duduk antar pelanggan lainnya," bunyi poin 1B.

Sementara itu, Cinema XXI melaporkan sejumlah bioskop di beberapa kota di Indonesia akan dibuka mulai besok (28/10), di antaranya Bekasi, Padang, Mataram, Yogyakarta, dan Samarinda. Dalam akun Twitter @cinema21, disebutkan bioskop Cinema XXI Summarecon Bekasi akan beroperasi besok.

Berikut ini aturan lengkap pengoperasian kembali bioskop di Kota Bekasi:

A. STANDAR PROTOKOL KESEHATAN BAGI KARYAWAN/TEMPAT USAHA

1. Kegiatan operasional bagi karyawan atau tempat usaha:
a. Melakukan rapid test bagi karyawan yang melakukan kontak langsung dengan pengunjung secara berkala;

b. Menerapkan physical distancing minimal 1,2 meter pada jarak antrean berdiri maupun duduk antar pelanggan lainnya;

c. Melakukan pembersihan area kerja, fasilitas dan peralatan, khususnya yang memiliki permukaan yang sering disentuh publik;

d. Disinfeksi seluruh fasilitas umum sebelum dan sesudah beroperasi;

e. Menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun antibakteri bagi pegawai yang mudah diakses;

f. Menyediakan alat bantu seperti sarung tangan dan/atau pelindung wajah sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja;

g. Melakukan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh pekerja sebelum memulai bekerja di pintu masuk dengan ketentuan suhu >37.3°C;

h. Mewajibkan semua pekerja mengenakan alat pelindung diri terutama masker, pelindung wajah (face shield) atau pelindung mata (eye protection) dan menerapkan physical distancing >1,2 meter;

i. Apabila ada karyawan yang memiliki gejala demam, batuk, pilek dan sesak nafas tidak diperbolehkan untuk masuk kerja dan melakukan pemeriksaan kesehatan;

j. Memastikan kapasitas pengunjung tidak lebih dari 50% dari kapasitas normal;

k. Mengupayakan pembayaran secara nontunai (cashless) dengan memperhatikan disinfeksi untuk mesin pembayaran. Jika harus bertransaksi dengan uang tunai, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer setelahnya;

l. Sosialisasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mencantumkan tulisan/gambar di tempat yang mudah dilihat sebagai media pengingat bagi karyawan dan pengunjung;

B. STANDAR PROTOKOL KESEHATAN BAGI PENONTON ATAU PENGUNJUNG

1. Kegiatan operasional standar kesehatan bagi penonton/pengunjung:

a. Sebelum masuk ke bioskop, pengunjung diwajibkan untuk mengenakan masker, dicek suhu badannya, memakai hand sanitizer dan menjaga jarak.

b. Selanjutnya pengunjung akan melewati pengecekan suhu oleh petugas. Apabila suhu badan pengunjung lebih dari 37,3 derajat Celsius tidak diperbolehkan masuk. Bagi pengunjung yang suhu badannya kurang dari 37.3 derajat Celsius diperbolehkan masuk dengan catatan pintu masuk bioskop akan dibukakan oleh petugas agar tidak terkontaminasi.

c. Pastikan antrean masuk dan keluar dari fasilitas bioskop dijaga dengan ketat dengan menjaga jarak yang baik, minimal 1,5 meter sehingga tidak ada kontak pengunjung.

d. Memastikan pengunjung bioskop dengan usia di atas 10 tahun dan di bawah 60 tahun.

e. Pengunjung dalam kondisi sehat, tidak ada gejala batuk, demam lebih dari 38 derajat Celsius, sakit tenggorokan, pilek atau flu, bersin, atau sesak napas.

f. Selama menonton, pengunjung wajib menggunakan masker dari sejak awal hingga akhir.

g. Pembatasan waktu di dalam ruangan bioskop dijaga tidak lebih dari 2 jam.

h. Jarak antarkursi dilakukan dengan baik sehingga berjarak untuk menghindari kontak antarpengunjung dan juga tidak ada kontak dengan petugas.

i. Saat berada di area bioskop, pengunjung diwajibkan untuk menjaga jarak minimal 1 meter antar pengunjung dan tidak boleh berkerumun.

j. Saat menonton di studio, pengunjung diwajibkan menempati kursi yang sudah diatur jaraknya oleh petugas.

k. Pengamatan langsung untuk upaya disiplin semua pihak harus dilakukan dengan baik oleh petugas, seperti penggunaan masker selama berada di gedung bioskop.

C. WAKTU OPERASIONAL

Waktu operasional bioskop mulai pukul mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB.

Apabila ketentuan di atas tidak dipatuhi/dilanggar, akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh tim penegakan perda.

(isa/imk)