Truk Dilarang Lewat Tol Jelang Libur Panjang, Dialihkan ke Jalur Arteri

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 20:54 WIB
H+3 lebaran, arus lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar, Rabu (27/5/2020). Kendaraan niaga paling mendominasi.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menjelang libur panjang, kendaraan sumbu roda tiga ke atas atau truk dilarang melintas di jalan tol. Lalu lintas truk dialihkan ke jalur arteri untuk mengantisipasi kemacetan di ruas jalan tol.


"Mulai siang tadi kami jajaran Ditlantas dan Polda-Polda lainnya telah melakukan penyekatan terhadap kendaraan truk sumbu roda tiga ke atas karena sesuai surat edaran Dirjen Perhubungan Darat mulai tadi siang kendaraan sumbu 3 ke atas tidak boleh masuk tol, semuanya harus masuk arteri," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/10/2020).


Puncak arus lalu lintas kendaraan keluar Jakarta diprediksi terjadi mulai malam ini. Puncak arus balik kendaraan diprediksi terjadi pasa Minggu (1/11) siang.


"Prediksi puncak kepadatan itu kemungkinan malam ini dan bisa saja sampai Rabu pagi besok. Sedangkan prediksi arus puncak kembalinya pada Minggu siang sampai dengan Hari Senin dini hari," imbuhnya.


Meski begitu, hingga sore tadi belum terjadi peningkatan volume kendaraan. Kepadatan lalu lintas sempat terjadi di KM 28 Tol Jakarta-Cikampek karena polisi harus mengalihkan truk.


"Kemudian pada saat ini arus lalu lintas cukup lancar terkendali kalaupun sudah terlihat ada peningkatan volume kendaraan, tadi terpantau kepadatan di KM 28, kami sampaikan karena hal ini upaya kita untuk mengeluarkan kendaraan truk sumbu roda 3 ke atas keluar ke jalan arteri di Gerbang Tol Cikarang Barat," paparnya.


"Tapi selepas itu situasi lalin terkendali dan diskresi lalin tetap kita laksanakan sehingga upaya pengaturan dan pengalihan lalin situasional di lapangan," sambungnya.


Lebih lanjut, Sambodo mengimbau masyarakat untum tidak pergi ke luar kota. Selain untuk mencegah kemacetan, masyarakat disarankan tetap berada di rumah untuk menghindari penyebaran virus Corona.


"Kami mengimbau kepada masyarakat karena ini liburan, tetapi masih dalam situasi Covid-19 lebih baik liburan di rumah saja. Kalau pun teman-tetap masyarakat akan berpergian baik ke tempat wisata atau ke sanak keluarga pastikan untuk tetap memperhatikan prokes dan pastikan keluarga yang berpergian itu sehat, sehingga tidak menulari warga atau saudara," tandasnya.

(mea/mei)