Marak Begal Sepeda, PDIP Minta Pemprov DKI Gencarkan Patroli

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 17:56 WIB
Warga melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (14/9/2020). Memasuki masa PSBB total, sebanyak 10 titik kawasan pesepeda di Jakarta ditiadakan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.
Ilustrasi Jalur Sepeda. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta -

Kasus begal terhadap pesepeda marak terjadi di Jakarta. Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono meminta Pemprov DKI meningkatkan patroli secara rutin dengan melibatkan kepolisian.

"Dalam situasi sulit, biasanya terjadi kriminalitas, maka Pemprov harus secara terus menerus dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum melakukan patroli, guna memberi efek psikologis kepada warga Ibu Kota rasa tenang dan sekaligus memberikan efek kepada pelaku kejahatan, bahwa di Jakarta dilakukan pengawasan yang sangat ketat," ujar Gembong kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Gembong juga mempertanyakan mengenai CCTV di Jakarta. Termasuk soal pengawasan ketat Pemprov DKI di fasilitas publik.

"Apakah seluruh CCTV yang dimiliki oleh Pemprov sudah berfungsi secara maksimal. Apakah pengawasan pemprov sudah melakukan pengawasan yang ketat khususnya di fasilitas-fasilitas publik," ucap Gembong.

Diketahui, sejumlah orang telah menjadi korban begal sepeda di Jakarta. Terbaru, artis Anjasmara menjadi korban begal saat bersepeda di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Anjasmara terjatuh akibat kejadian ini.

Selain itu, Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko hampir menjadi korban pembegalan saat bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kala itu korban tengah menuju kantornya di daerah Kwitang.

(man/idn)