Polisi: 1 Imigran Rohingya yang Diselundupkan ke Aceh Keluar, Ada di Malaysia

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 15:09 WIB
Tersangka kasus penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh (Agus Setyadi-detikcom)
Foto: Tersangka kasus penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh (Agus Setyadi-detikcom)
Banda Aceh -

Polda Aceh menyebut ada satu dari 99 imigran Rohingya yang diduga diselundupkan ke Aceh sudah dibawa ke luar negeri dan kini ada di Malaysia. Sementara, tiga imigran lainnya gagal dikeluarkan dari penampungan.

"Dari 99 orang (Rohingya) ini sudah berhasil satu orang keluar (dari penampungan). Kami dapat info orang tersebut sudah ada di Malaysia," kata Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Sony Sanjaya dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (27/10/2020).

Pihak kepolisian saat ini sudah berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia untuk menyelidiki dugaan penyelundupan imigran Rohingya ke Malaysia. Polisi juga masih menyelidiki proses 'manusia perahu' tersebut tiba di Negeri Jiran.

"Kami juga sempat berkomunikasi dengan atase kepolisian di Malaysia untuk melakukan penyelidikan orang ini sampai ke Malaysia bagaimana caranya," jelas Sony.

Sony menjelaskan, imigran Rohingya tiba di Aceh dalam dua gelombang. Pertama, 99 orang yang diduga diselundupkan pada Juni lalu, dan gelombang kedua berjumlah 297 orang tiba September lalu.

Imigran gelombang kedua tersebut diketahui sudah berada di bibir pantai Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe pada Senin (7/9) sekitar pukul 00.30 WIB. Warga Rohingya tersebut selanjutnya ditampung di BLK Lhokseumawe bersama 99 imigran Rohingya lainnya.

"Salah satu warga Rohingya di Medan berinisial S kemudian memerintahkan seorang perempuan berinisial P untuk menjemput tiga Rohingya gelombang kedua," jelas Sony.

Upaya membawa kabur tiga Rohingya dari BLK Lhokseumawe pun gagal. P ditangkap petugas pada Rabu (13/10) lalu. Dia lalu mengaku menjemput ketiga imigran tersebut atas suruhan S.

"S yang menyuruh itu etnis Rohingya yang sudah berada di Medan sejak 2011. Menurut informasi, ketiga Rohingya yang dijemput tersebut hendak dibawa ke Malaysia," ujar Sony.

Seperti diketahui, polisi mengungkap dugaan penyelundupan manusia terkait 99 orang imigran etnis Rohingya yang ditemukan terdampar di Aceh pada Juni 2020. Sebanyak empat orang penyelundup ditangkap dan dua orang lainnya masih diburu.

Dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa (27/10), Direskrimum Polda Aceh, Kombes Sony Sonjaya, mengatakan penyelundupan 99 imigran Rohingya pada Juni 2020 itu diduga dilakukan atas perintah seorang warga Rohingya yang ditampung di Medan, AR. AR disebut sudah berada di penampungan sejak 2011.

(agse/azr)