Masa Tugas Satgas Karhutla Berakhir, BNPB Apresiasi Riau Bebas Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 14:04 WIB
Ilustrasi Kebakaran hutan di Riau (Chaidir-detikcom)
Foto: Ilustrasi Kebakaran hutan di Riau (Chaidir-detikcom)
Pekanbaru -

Pemprov Riau menggelar rapat koordinasi untuk menutup kegiatan Satgas Karhutla yang terdiri dari lintas instansi. BNPB mengapresiasi kinerja Satgas Karhutla sehingga Riau bebas asap kebakaran lahan tahun ini.

"Hari ini kita mengkahir masa tugas siaga bencana Karhutla yang mestinya berakhir 31 Oktober. Namun, karena pada 31 Oktober merupakan hari libur nasional, sehingga kita putuskan hari ini mengakhiri masa tugas Satgas Karhutla," ucap Wagub Riau, Edy Natar Nasution di Kantor Gubernur Riau, di Jl Sudirman, Pekanbaru pada Selasa (27/10/2020).

Rakor ini diikuti BNPB, Polda Riau, Korem Riau dan dipimpin Wakil Edy. Hari ini Pemprov Riau mengakhiri masa tugas siaga darurat bencana Satgas Karhutla yang dimulai sejak 22 Februari hingga 31 Oktober.

Edy menjelaskan berdasarkan keterangan BMKG, Riau akan memasuki musim penghujan pada November 2020. "Tentunya kita berharap dengan masuknya musim penguhujan, nantinya akan membantu kita dalam bencana karhutla," tutur Edy.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Dody Ruswandi mengapresiasi kerja Satgas Karhutla dalam menekan kebakaran lahan yang tidak menimbulkan bencana asap di tahun ini.

"Saya rasa tahun ini kita apresiasi Satgas Karhutla Riau kembali lah ya, kembali berhasil menekan, mengendalikan Karhutla. Dan itu tentunya bukan upaya yang gampang, karena pasti butuh kolaborasi semua pihak," kata Dody.

Dia menjelaskan, dari 6 provinsi yang rawan karhutla semuanya didukung BNPB, Riau termasuk salam satu yang terbaik dalam mengendalikan Karhutla. Apa lagi, Riau wilayahnya paling dekat dengan negara tetangga. Karena kondisi bersebelah dengan negara jiran, sehingga BNPB sejak awal sudah mendukung secara maksimal dalam penanggulangan bencana kebakaran lahan.

"Riau ini berbatasan dengan negara tetangga, dan Riau gambutnya paling besar. Dan BNPB akan memberikan perhatian khusus untuk mendukung Riau. Tahun depan akan menambah armada di sini, supaya memastikan masyarakat Riau dijauhkan dari bencana asap. Dan setiap tahun mudah-mudahn sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada, itu BNPB dari pusat selalu meningkatkan dukungan ke Riau karena paling luas. Dan rasanya kalau Riau sudah aman, rasanya yang lain aman," ungkap dia.

(cha/aud)