Demo Tolak Playboy Indonesia Terjadi di Medan

Demo Tolak Playboy Indonesia Terjadi di Medan

- detikNews
Jumat, 20 Jan 2006 16:32 WIB
Medan - Rencana penerbitan majalah Playboy edisi Indonesia bulan Maret mendatang, mendapat penentangan. Di Medan, Jumat (20/1/2006), sekitar 200 orang berdemo meminta agar rencana penerbitan itu dibatalkan. Para pengunjuk rasa yang menamakan dirinya Aliansi Harakah Islam (AHI), yang berasal dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di Medan, memulai aksi demonya usai salat Jumat di halaman Mesjid Agung, Jalan Diponegoro. Mereka mengenakan ikat kepala warna kuning dan umumnya menggunakan atribut keislaman serta membawa sejumlah poster. Dalam pernyataan sikapnya, massa yang dikoordinir Amali ini menyatakan sangat prihatin dengan kondisi Indonesia belakangan ini yang terus mengalami berbagai bencana. Tetapi yang mengherankan, justru berbagai kegiatan maksiat terus dilaksanakan. Rencana penerbitan majalah Playboy Indonesia dan gagasan mendirikan ATM Kondom merupakan hal yang harus ditolak. "Pemerintah dengan sengaja membiarkan maraknya peredaran tabloid, koran serta majalah yang menghantarkan pada aksi pornografi dan pornoaksi, termasuk membiarkan rencana terbit majalah Playboy versi Indonesia. Kita harus menolaknya," kata Amali. Dalam kaitan ini Aliansi Harakah Islam menyatakan sikap, menolak segala bentuk program aktifitas pornografi dan pornoaksi. Kemudian menolak program kondomisasi serta pemasangan ATM Kondom di Indonesia, dan menuntut agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera menerbitkan peraturan daerah anti-maksiat. Sekitar pukul 14.00 WIB massa bergerak longmarch menuju gedung DPRD Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol Medan, sekitar satu kilometer dari Mesjid Agung, untuk melakukan aksi serupa. Aksi ini sempat memacetkan sejumlah ruas jalan, namun berlangsung tertib dengan kawalan sejumlah polisi dari Poltabes Medan. (jon/)


Berita Terkait