Playboy Indonesia Jadi Gatotkaca? Hmmm...
Jumat, 20 Jan 2006 15:58 WIB
Jakarta - Apa jadinya kalau majalah Playboy Indonesia berubah nama menjadi majalah Gatotkaca? Nama Playboy itu sendiri sudah identik dengan pose syur. Jika isinya dijamin akan santun ala budaya timur, apakah mungkin?Penerbit Majalah Playboy edisi Indonesia mengaku majalahnya nanti tidak mirip dengan Playboy di Amerika Serikat yang banyak menampilkan foto telanjang. Playboy Indonesia selain memuat foto wanita yang lebih sopan, juga akan memuat gaya hidup, politik dan budaya Indonesia.Menanggapi terbitnya Playboy bermuatan budaya ketimuran ini, komentar bernada sindiran muncul. "Playboy itu ya kayak yang terbit di AS. Kalau isinya santun, sesuai dengan budaya ketimuran, ya kenapa nggak ganti saja namanya. Misalnya jadi Majalah Gatotkaca," cetus anggota Dewan Pers Leo Batubara kepada detikcom, Jumat (20/1/2006).Menurut Leo, bayangan orang kalau membeli Playboy identik dengan yang terbit di AS. "Hanya jika Playboy Indonesia mirip yang di AS, akan melanggar kode etik, UU Pokok Pers dan bisa terkena pasal 281 dan 282 KUHP tentang tindakan asusila," urainya.Namun, jika isinya sopan, isinya santun dan tidak syur, tidak ada yang dilanggar, ya silahkan saja. Tapi sekali berisi syur, masyarakat bisa mengadukannya, dan penerbit bisa dikenai pasal-pasal KUHP.Terkait dengan maraknya media yang menampilkan foto-foto syur ini, Leo menolak jika ada anggapan Playboy Indonesia masuk kategori pers. Tabloid dan majalah syur, tegasnya, produk industri seks, bukan industri pers.Beda kedua produk industri ini, jelas Leo, pada produksi pers ada proses mencari, mengumpulkan, mengolah dan menerbitkan informasi. Pada industri pers, cakupannya wilayah publik dan informasi yang disampaikan untuk kepentingan publik. Sementara dalam industri seks, produknya bukan untuk kepentingan publik, tetapi kepentingan personal."Dalam industri pers, penerbitan media untuk meningkatkan kualitas hidup, memberitakan informasi yang bermakna. Sementara dalam industri seks tidak ada peningkatan kualitas isinya," tandas Leo.
(jon/)











































