Nasabah WanaArtha Geruduk Ruang Sidang Jiwasraya, Minta Aset Dibuka

Zunita Putri - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 23:20 WIB
Nasabah WanaArtha Life tiba-tiba masuk ke ruang sidang kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Nasabah WanaArtha Life tiba-tiba masuk ke ruang sidang kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. (Foto: Zunita/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah nasabah WanaArtha Life tiba-tiba masuk ke ruang sidang kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Mereka kecewa sebagian aset disita oleh majelis hakim di kasus Jiwasraya ini.

Dari pantauan, di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (26/10/2020) pukul 21.52 WIB. Sejumlah nasabah yang ada sekitar 10 orang itu teriak kepada majelis hakim setelah majelis hakim menutup sidang kasus Jiwasraya.

Namun, majelis hakim tetap berjalan keluar ruang sidang. Sejumlah nasabah itu tetap menyuarakan keinginannya.

"Kenapa uang kita nggak diselamatin, kita punya hak yang sama kita bayar pajak," ujar salah satu nasabah di ruang sidang.

"Kami nasabah murni, kami nggak bohong, ini uang kami," ucap salah satu orang lainnya.

Sementara itu, Stephanie yang juga nasabah WanaArtha menyampaikan kekecewaannya terhadap putusan majelis hakim. Mereka mendesak hakim dan jaksa membuka blokiran rekening mereka.

"Satu tahun uang yang kami transaksikan sebagian besar disita, sekitar Rp 4 triliun, pertanyaan kami kenapa pemerintah menggebu-gebu untuk membela menaruh atensi ke nasabah Jiwasraya, tapi menghiraukan nasabah WanaArtha kami sendiri. Kami disebut oknum, kami disebut orang-orang nasabah, padahal kami nasabah murni," jelas Stephanie.

Stephanie mengaku sudah menempuh segala cara untuk menyelamatkan asetnya. Namun, masih nihil hasil.

"Kenapa kamu menyelamatkan nasabah Jiwasraya? Tapi mengorbankan nasabah yang lain. Kami sudah mengirim surat ke Presiden, kami sudah bersurat ke pengadilan, dan Kejaksaan," ucapnya.

Sebelumnya, ratusan nasabah menggelar aksi mereka meminta rekening asetnya dibuka. Mereka meyakini meyakini aset milik nasabah tersebut tidak ada kaitannya dengan Tindak Pidana Korupsi Asuransi Jiwasraya.

Diketahui, mereka juga sudah mendatangi tempat tinggal Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor untuk meminta bantuan membuka aset WanaArtha. Mereka juga juga pernah menyambangi kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di Jalan Teuku Umar 27, Jakarta Pusat, dengan menyampaikan permohonan bantuan politik sebagai tokoh nasional yang disegani dan dihormati berkaitan dengan sita rekening WanaArtha Life yang berdampak kepada nasabah.

(zap/idn)